Posts

SAYA BERDAYA SAYA BERKARYA

Image
Bunda,  Adakah sesuatu yang membuatmu selalu berbinar? Kalau saya,  berbinar dengan berkarya untuk menebar kebaikan. Berusaha berkarya dengan niat ikhlas, tulus bukan untuk meraih penghargaan, bukan karena digaji, dipuji dan lain lain, tapi untuk menebar kebermanfaatan, insyaallah. Berkarya dengan mengerjakan atau mengajak orang lain menuju kebaikan. itulah yg memberi saya ketenangan hati dan kebahagiaan.  Sesuai dengan nama Tim Keluarga saya Tim Seru. Tim yang suka menyeru, suka mengajak. Menyeru pada kebaikan dan kemaslahatan bersama.. Disamping berkarya dengan mengajar, saya juga belajar dengan mengajar. Learning by teaching. Melalukan kegiatan yg menghadirkan bakti buat sesama. Memutuskan mengambil bagian, bukan menunggu kesempatan datang . Saya yang mengambil bagian dan menyodorkan diri untuk berkontribusi. Lalu, apa yang saya bagi sebagai karya saya?  Salah satu pelajaran di Ibu Profesional yang akan saya ceritakan, adalah  tentang "A" Home Team.  Belajar tentang A home

CIRCLE ALITA TANJUNG

Image
Bismillah,  Izin berbagi circle 'A' Home Team (AHT) saya yang ke-8, ya. 🙏 Circle ini adalah circle istimewa karena rata-rata terdiri dari ibu-ibu berusia Alita (Atas Lima Puluh tahun). Beliau adalah teman-teman ibuku di kelas Tahsin Tanjung Mengaji yang aku ampu. Beralamat disebuah kampung bernama Tanjung yang susah dijangkau sinyal. Selepas mengaji pekan sebelumnya banyak ibu yang curhat tentang anak-anak dan cucu-cucu beliau, dan bertanya bagaimana menghadapi cucu yang begini atau tingkahnya yang begana.  Nah, kesempatan deh saya jalankan gawean kita di circle 'A' Home Team. Saya tawarkan kelasnya. Maka gayung bersambut alhamdulillah.  Saya menyarankan agar pelatihan A home teamnya tidak diadakan di Mushalla, tapi dirumah. Lalu seorang ibu, yang biasa saya panggil Uni Wit, langsung ngacung dan meminta agar pelatihan diadakan dirumahnya.  Kebetulan sekali beliau mengusulkan, sebab sudah beberapa bulan beliau tidak hadir karena terkena covid dan lebih terdampak trauma

REVIEW JURNAL #4

Image
  SMART GOAL Pada review materi ke-4 perkuliahan Ibu Pembaharu ini, saya berjodoh dengan Mba Hannat Suaidah dari Malang. Jurnal beliau adalah tentang alquran. Oh, I love this. Semenjak Bunda Cekatan, lalu Bunda Produktif dan sekarang Bunda Salihah saya selalu mengambil tema Alqur'an.  Emang jodoh itu selalu ada kecocokan ya? Ada aja faktor perekatnya setiap kali mesin jodoh Tim Ibu Pembaharu bekerja. MaasyaAllah.  Mba Hannat ingin menyelesaikan masalah tentang ibu ibu yang masih kesulitan dalam membaca Alqur'an sesuai dengan tajwid. Akan diadakan belajar alquran secara online, 5x sepekan selama 15 menit, dalam durasi 6 bulan.  Mulia sekali tujuan Mba Hannat dan timnya. Itu termasuk hal baik yang sudah dibuat Mba Hannat menurut saya. Sudah berdiskusi dan bermusyawarah dengan timnya sehingga berhasil membuat tujuan yang SMART, keren mbak Hannat dan tim  Kalau boleh saya izin menyarankan, dalam kalimat tujuannya untuk hanya menuliskan "sesuai tajwid" saja tanpa menambahk

SMART GOAL

Image
  MENETAPKAN TUJUAN  Materi ke-4 dalam perkuliahan di kampus ibu pembaharu adalah menetapkan tujuan. Berulang ulang saya menyimak materi Bu Septi yang ini. Alhamdulillah saya jadi semakin mengerti sekarang. Maklum slow learner emang mengertinya belakangan ya. 🤭🤭 Kenapa penting menetapkan tujuan?  Menetapkan tujuan penting agar bisa berlayar berpandu arah. Menjadi tahu arah mana yang dituju, sehingga bisa memperhitungkan strategi dengan cermat agar bisa sampai dengan selamat.  Orang yang tahu tujuan tidak akan menunda dan akan melakukan tugas yang penting guna mempercepat tercapainya tujuan. Lalu memenuhi harapan baru, menentukan tujuan selanjutnya atau tujuan baru, dan mencapai kesuksesan baru lagi. Kita tidak berputar di jalur yang sama terus menerus.  Kalau tidak mempunyai tujuan maka kesasar dan tersesatpun ia tidak akan mengerti. Karena tidak tau arah yang akan dituju. Dan sudah dipastikan tidak memiliki perencanaan untuk mencapai sukses, selalu ada alasan untuk menu

TIM SERU's SMART GOAL

Image
Bismillah Kenapa penting menetapkan tujuan?  Menetapkan tujuan penting agar bisa berlayar berpandu arah. Menjadi tahu arah mana yang dituju, sehingga bisa memperhitungkan strategi dengan cermat agar bisa sampai dengan selamat.  Orang yang tahu tujuan tidak akan menunda dan akan melakukan tugas yang penting guna mempercepat tercapainya tujuan. Lalu memenuhi harapan baru, menentukan tujuan selanjutnya atau tujuan baru, dan mencapai kesuksesan baru lagi. Ia tidak berputar di jalur yang sama terus menerus.  Kalau tidak mempunyai tujuan maka kesasar dan tersesatpun tidak akan mengerti. Karena tidak tau arah yang akan dituju. Dan sudah dipastikan tidak memiliki perencanaan untuk mencapai sukses, selalu ada alasan untuk menunda. Tidak tahu bagaimana harus mengelola waktu untuk meraih tujuan. Ia akan berhenti ditempat atau bahkan hanya berputar ditempat dalam mengejar kesuksesan. Mau sukses tapi berhenti berjalan. Manalah mungkin yach.  Apakah tim kita sudah mempunyai tujuan? Ada t

QUESTIVAL KEMERDEKAAN

Image
Bismillah, Seru, deg degan, mendebarkan, menegangkan, penuh kejutan. Maasyaallah. Itu mungkin kata kata yang mewakili perasaan saya mengikuti questival kemerdekaan di kampus Ibu Pembaharu  Saya baru kenal dengan kata questival di agustusan 2021 ini saat Bu Septi mengadakan even ini di kelas Bunda Saliha.  Even questival Kemerdekaan ini adalah salah satu even yang harus diikuti dari tiga even yang akan digelar selama perkuliahan Bunda Saliha. Questival Kemerdekaan diadakan selama tiga hari. Bu Septi mengemasnya sendiri dengan sangat apik, asyik, seru, dan penuh kejutan hal baru, lengkap dengan vidio vidio keren karya beliau. Maasyaallah. Saya biasanya enggan main instagram,  karena khawatir kebablasan waktu, sebab banyak hal yang indah indah di instagram😀. But, even questival membuat saya mau tak mau harus ikut belajar asyiknya mengenal tekhnologi baru, terutama reel instagram. Ada tantangan mencari "tempat", ada cemilan, ada extramiles, wow banget deh. Dari semua

REVIEW JURNAL #3 UNDERSTANDING YOUR PROBLEM

Image
Setelah seru seruan di questival kemerdekaan tiba saatnya mereview Jurnal tiga, Understanding Your Problem with Team. Kali ini  saya berjodoh dengan mbak Rahmawati dari IP Banten.  Semakin dalam kita menyelam, semakin terang jalan keluar yang membentang. Demikian ungkapan Mbak Rahma dalam kata kata penutup di jurnalnya. hhmm….Saya setuju dengan kalimat ini.  Oh ya,  Mbak Rahmawati tergabung dalam tim Lentera Ibu. Anggota Timnya, gemuk dan beragam.  Keren banget deh bisa menyatu dalam satu tim.  Inilah hal yang sudah baik menurut saya di Jurnal Mbak Rahma.  Tim Lentera Bisa menyatukan ide ide dalam keberagaman. Saling mengisi dan melengkapi. Jurnalnya rancak bana, lengkap dengan vidio perkenalan dan pertanyaan-pertanyaan mendalam. Daftar pertanyaan sangat detail dan jawabannya juga komplit. Maasyaallah. Rasanya semuanya sudah baik, tidak ada yang perlu diperbaiki.