Wednesday, 31 December 2014

KULINER

  Teman-teman efbi Payakumbuh dan sekitarnya lagi ngetrend ngadain tantangan-tantangan kuliner. Para bundas menantang bundas lain memasak menu spesial tertentu, and vice versa. Mulai dari krabu, sambalado, kacemuh,pinukuik, masakan Padang, masakan Sunda, masakan Jawa sampai masakan Aceh dan seterusnya dan seterusnya.   
     Nah... lain lagi dengan Aisyah-Fathimah gadis-gadis praremajaku. 

Thursday, 25 December 2014

TENTANG KOMUNITAS HOMESCHOOLING


LESSON PLAN FOR KIDS
Teman-teman, mereview kembali nih, pelajaran berharga dari Bu Septi saat bincang santai dengan sesama praktisi HS Payakumbuh dan sekitarnya,(SeRu Payakumbuh) di Ngalo De Villa, Senin tanggal 12 Mei 2014.
Aksi bersih-bersih dipenghujung tahun, ternyata menemukan banyak harta karun yang belum sempat tercatat. Inilah satu diantaranya.Semoga bermanfaat ya...

Friday, 19 December 2014

Ajak Keluarga MENOMORSATUKAN ALLAH

IBU-IBU ISTIMEWA KAPALO KOTO

Alhamdulillah, bahagia dan bersyukur sekali bisa dipertemukan dan dan beroleh kesempatan ‘share’ dengan ibu-ibu hebat para pembelajar sejati di Kapalo Koto Simalanggang. Tak kurang dari 50 ibu-ibu luar biasa yang hadir. Aku dapat merasakan aura semangat mereka . Energi positifnya seperti mengalir dan juga membangkitkan semangatku.  Terimakasihku untuk ni Iza Wardi yang telah menjadi profokator untuk silaturahiim ini. Berharap pertemuan tersebut barokah, menambah kebaikan demi kebaikan.

ABDURROHIIM n the GANK

                                                     

     Oim teman-temannya anak sekolahan. Alhamdulillah sesuai namanya dia anak yang penyanyang. Seingat saya belum ada dalam sejarahnya anak lain yang menangis karena diusilinya. Yang ada adalah anak yang suka membuat anak lain menangis kalau berteman  & main sama Oim, mereka akan akur, engga tau, entah dikasih apa sama Oim :D. Sehingga mereka jadi akur

Tuesday, 16 December 2014

BERAPA LAMA?


Jangan berharap banyak pada anak-anakmu, bila kamu tidak mendidik  mereka sebagaimana mestinya. Dalam QS 17:24 dikatakan “Dan rendahkanlah dirimu terhadap keduanya dengan penuh kasih sayang dan ucapkanlah, “ Wahai Tuhanku! Sayangilah keduanya sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku pada waktu kecil.”
Berapa lama waktu yang dibutuhkan agar anak-anak bisa bertanggung jawab? Yang jelas jawabannya bukanlah “SEBENTAR”. Saya membutuhkan waktu dalam bilangan tahun agar anak-anak bisa bertanggung jawab mengerjakan hal-hal yang sudah menjadi pilihannya.

Sunday, 14 December 2014

KIAT SUKSES MENDIDIK KELUARGA MENJADI AHLI SURGA

25 Januari 2014
Sekelumit pelajaran yang dapat saya sarikan dari seminar parenting “KIAT SUKSES MENDIDIK KELUARGA MENJADI AHLI SURGA”
Empat hal yang mesti dilakukan seorang muslim kala bangun malam;
1.  Dirikan shalat tahajjud
2.  Zikir dan wirid
3.  Bertobat
4.  Membaca Alqu’an
“Suamiku, Engkau adalah suami pilihan Allah untukku. Dan aku adalah istri pilihan Allah untukmu. Allah tidak mungkin akan salah pilih. Kalau Allah telah memilih maka terimalah pilihan Allah dengan penuh keikhlashan”.
Demi Allah, tidak ada yang bisa membuat senang atau menentramkan hati seorang muslim, melebihi saat dia melihat anak, orang tua, pasangan, atau saudaranya menjadi  hamba yang taat pada Allah Azza wajalla (hadist)    Memang benar hati akan menjadi tentram dan bahagia kala melihat anak-anak, suami, atau orang tua rajin shalat, rajin mengaji atau melakukan ibadah lainnya
Ketaatan pada pemimpin yang baik akan menentramkan hati

Kalau ibu dan ayah sudah bagus, insyaAllah anak akan bagus. Dalam mendidik anak 2 hal yang diperlukan adalah KEIKHLASHAN dan KETELADANAN

Friday, 28 November 2014

KISAH MUHARRAM

Pernah kultulis di KISAH RAMADHAN (1) &(2) www.http://baiti-madrosati blogspot.com, kalau aku agak kesal dan kurang suka dengan anak-anak yang suka dan hobi sekali membaca Bobo on line.

Thursday, 27 November 2014

RINGKAS ALA O IM


Kak fathimah menjabat sebagai cleaning manager di rumah mungil kami. Ia sering kesal dan ‘bete’ sama adiknya O im yang selalu ‘berantakin’ mainan. Kalau ia ingin main ia mengeluarkan seluruh isi box besarnya, terkadang yang dicarinya cuma sebuah tangan robot imut, tapi berantakannya ga ketulungan.
RINGKAS MAINAN ternyata kuncinya saudara2…setelah mainan diringkas O im sudah pintar menyusun, merapikan dan meletakkan mainannya kembali ditempatnya.  Mainan diklasifikasi sesuai judulnya seperti robot2, mobil2an masak2an, lego2, puzzle dll. Masing2 disediakan boxnya dan disusun sedemikian rupa. Alhamdulillah… O im bisa.!!! Ternyata RINGKAS WORKS saudara-saudara!!!
Anak2 tidak bisa merapikan kembali mainannya karena terkadang kita memberi perintah dan petunjuk yang ga jelas. Mau disusun dan dirapikan dimana tuh mainan, ga jelas, sehingga anak bingung dan membiarkan mainannya begitu saja setelah bermain.
                                                                        

KISAH RAMADHAN (2)


Satu Lagi kisah tentang my kids Ramadhan yang spektakuler untukku. Inilah hadiah dari mereka untukku. Walaupun mereka tak pernah menyebutkannya itu hadiah tapi bagiku itu adalah hadiah.

KISAH RAMADHAN TANPA 'R'

   Ada tantangan menulis dari Isa Alamsyah tanpa mengikutsertakan huruf “R”. Sembari berlatih menulis dan memperkaya kosakata kutulis kisah ini, dan…… inilah kisahnya…


“KISAH RAMADHAN TANPA ‘R”

Yaa ayyuhalladzina amanu kutiba ‘alaikumushshiyamu kama kutiba ‘alalladzina minqqob likum la’allakum tattaquun

Tuesday, 22 July 2014

MENGHAFAL DI USIA DINI



Bundas,…..Menghafal diusia dini tidak ramah otak? Hati-hati ini bukan konsep Islam. Para salafussholeh mulai menghafal Alqur’an sejak usia dini. Allah Ta’ala juga menyuruh kita menghafal Alqur’an dan ilmu.

Sunday, 13 July 2014

BUKAN PUTRI CINDERELLA





      

Wanita berusia empat puluh tahunan itu mengayuh sepeda saban hari melintasi tiga kampung, menuju tempatnya mengajar disebuah lembaga pendidikan, yang baru naik daun. Dedikasi dan keikhlasannya patut mendapat acungan jempol. Wajahnya cerah penuh senyuman. Semangatnya juga menggebu. Rasa ingin tahu dan keinginannya untuk berbagi berbanding lurus dengan gairahnya untuk menuntut ilmu. Ia hampir tak pernah mengeluh walau beban kehidupan dan beban biaya sekolah anak-anak harus ikut ia tanggung.


Tiga orang putrinya bersekolah di sekolah swasta, sekolah yang memberi penekanan pada pendidikan agama, tak lain tak bukan karena ia ingin memberikan pendidikan yang terbaik buat mereka.


Wanita itu harus selalu bekerja keras,berusaha cerdas dan ikhlas demi mengumpulkan rupiah demi rupiah untuk kelangsungan pendidikan anak-anaknya. Gaji bulanan dari tempatnya mengajar tidaklah seberapa, sangat jauh dari standar UMR ( Upah Minimum Regional). Ia harus bekerja cerdas mencari sumber pemasukan yang lain, menjahit, menyulam, hatta membungkus kue di pabrik kue, semua ia lakoni.


Subhanallah, ditengah seabrek kesibukannya ia masih sempat menghafal Alqur'an, menolong orang lain, dan menyisihkan sedikit yang ia punya untuk bersedekah.

To be continued...

Friday, 27 June 2014

HIDAYATULLAH UKHUWAH



Kalaulah beriman penduduk suatu kaum, maka Allah akan melimpahkan rahmat/rezki dari langit dan bumi.
            Alangkah indahnya hidup dalam cahaya Islam. Wajah-wajah penuh senyuman. Ucapan salam bertebaran dimana-mana, dijalan, di warung, dirumah, di mesjid, dilapangan, dan dimana saja. Ibu-ibu, remaja putri, anak-anak perempuan, semuanya menutup aurat dengan jilbab yang rapi. Anak-anak rajin ke mesjid dan mushalla  untuk belajar Alqur'an. Azan selalu berkumandang setiap waktu shalat wajib tiba. Masjid-masjid penuh dengan jamaah. Bumi juga penuh berkah. Janji Allah memang pasti "Kalaulah beriman penduduk suatu kaum, maka Allah akan melimpahkan rahmat/rezki dari langit dan bumi. Kala itu durian berbuah melimpah. Durian Kuranji waktu itu sungguh terkenal enak. Harganyapun mahal. Manggis juga berbuah lebat sekali. Manggis dengan kualitas super dihargai dengan sangat tinggi perkilonya. Warga Kuranji hidup makmur. Peredaran uang meningkat. Daya beli masyarakat menjadi semakin tinggi.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...