Thursday, 1 January 2015

PASAR TRADISIONAL



CONTEXT BASED LEARNING (2)

                                            @ Pasar Tradisional

    Pelajaran Aisyah Fathimah hari Sabtu ini adalah belanja kebutuhan seminggu kedepan di Poken Sotu-Pasar tradisional Dangung-dangung. Ummi ga bisa nemanin karena ada kegiatan lain. AiFa diantar ayah naik motor, karena walaupun Aisyah sudah bisa mengendarai motor tapi belum cukup umur dan belum punya SIM. Ayah menunggu di parkiran sementara AiFa belanja beli lauk, sayuran, cabe dll.

  Alhamdulillah semua yang dibeli sesuai dengan pesanan. Beli daging dikasih daging has dan tidak dicampur dengan yang lain (padahal kalau ummi yang beli penjual tetap mencampur dengan lemak-lemak yang ga dibutuhkan). Ketika beli kentang dan cabe juga dikasih murah sama penjual. Penjual bilang,”Untuk anak-anak yang sudah pintar belanja dikasih murah, cukup <…….>saja sekilo.     ((Alhamdulillah penjualnya pengertian bahwa anak-anak butuh penguatan agar  rasa percaya dirinya meningkat)). Beli sayur mayur Alhamdulillah juga sukses.

Belanja di pasar tanpa ditemani ummi adalah prestasi sekali buat anak-anak. Secara, ummi dulu baru bisa belanja ke pasar sendiri setelah menikah lho(telat banget yach). Itupun dengan rasa deg-degan yang luar biasa. Alasannya karena nenek dulu punya warung kelontong, beliau ke pasar hampir tiap hari,so sementara nenek ke pasar ummi nungguin warung deh.



                                                                                                                          Tanah Mati, 30 Mei 2014

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...