Saturday, 26 September 2015

PROLOG

Kusyukuri setiap langkah perjalanan hidup yang telah kutapaki. Selalu ada pembelajaran dan hikmah untuk setiap jalan yang ditempuh.Hikmah akan sangat berkesan tersebab jalan yang ditempuh penuh perjuangan.
Berulang kali dihadapkan pada  dua pilihan sulit. Tak ada pilihan terbaik kecuali tunduk tafakur sujud menghinakan diri pada Allah Azza wa Jalla. Mengakui kelemahan dan  kepapaan diri sembari pasrah bersandar ikhlash padaNya. Wallahu raufun bil ‘ibaad. Laa yadhurruhu syaian fil ardhi wa laa fissamaa’.

Kadangkala teguran lembut tak jua membuat pribadi berbenah diri. Sehingga Allah tambah daya tegur tanda kasihNya tak berbilang.
Banyak orang yang terus berada dan bertahan di zona aman dan nyaman tak berani menantang arus dan mengambil resiko serta mengambil keputusan yang berbeda walaupun zona aman tersebut bertentangan dengan keinginan dan hati nurani.
Mungkin aku termasuk pribadi yang idealis sehingga berani mengambil keputusan-keputusan yang tak biasa diambil orang kebanyakan. Risk taker, barangkali itu julukan yang tepat. Aku lebih mengambil resiko untuk suatu hal yang diyakini mempunyai kemashlahatan yang lebih baik
Aku sadar betul bahwa aku hanya seorang perempuan biasa, tak ada yang istimewa. Aku bukan tokoh, bukan orang terkenal,  bukan artis dan bukan pula bangsawan. Keinginanku yang kuat untuk berbagi membuatku begitu ingin menulis buku ini. Berharap bisa menebar manfaat walau dengan segala keterbatasan dan kedhoifan diri.
Disini, kuberanikan diri, untuk bercerita tentang kisah perjalanan hidupku, yang sarat dengan pergulatan batin nan seru. Berulang kali dihadapkan untuk mengambil keputusan-keputusan penting yang ternyata kelak memenuhi, keping-keping puzzle passionku.

Semoga tulisan ini, menjadi amal jariyah yang pahalanya selalu mengalir walaupun, aku telah tiada J

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...