Sunday, 7 August 2016

PENDIDIKAN AQIL BALIGH

#Note of special discourse with brother Riko Wahyudi

Periode nubuwwah di Makkah berlangsung sekitar 13 tahun, sedangkan di Madinah adalah sekitar 10 tahun.

Selama 13 tahun da’wah nabi di Makkah adalah tentang Aqidah~Iman  dan Islam. Dan 10 tahun di Madinah adalah masa Ihsan~ yakni penerapan syari’ah

Kalau dihubungkan dengan pendidikan anak, especially periode aqil baligh, maka usia 13 tahun adalah usia sudah sudah balighnya seorang anak. Dia sudah mukallaf,  menanggung beban atau bertanggung jawab atas dirinya sendiri. Ia beroleh pahala untuk kebaikan/amal yang ia lakukan, begitu pula menaggung dosa untuk maksiat yang ia kerjakan.

Ia mesti sudah “SELESAI” dengan urusan Iman dan Islam. Sa’atnya mulai usia Ta’lif atau berkarya. Masanya untuk Ihsan atau penerapan syariah seperti periode nubuwwah di Madinah.

Rasulullah saw, ketika berusia 12 tahun sudah belajar bisnis bersama paman beliau keluar negri. Beliau sudah berkecimpung dalam bisnis ekspor impor kalau dibahasakan dengan kekinian.

Sebelum berusia 25 tahun, beliau sudah sangat sukses dalam berbisnis. Buktinya, ketika menikah dengan Khadijah diusia 25 tahun, mahar pernikahan beliau adalah 100 ekor unta. 100 ekor unta lho, brothers sisters. Misalkan saja harga 1 ekor unta 10 juta Rupiah(mungkin ini perkiraan harga termurah, ya), maka terhitung maharnya 1 miliar Rupiah.

Seseorang kalau membayar mahar tentu hanya sebagian kecil saja dari harta yang dimilikinya. Tidaklah mungkin semua harta yang diberikan, bukan? Bandingkan dengan seperangkat alat shalatnya sebagian besar pasangan nikah di Indonesia :)

Kita ketahui bahwa sebelum menikah dengan Khadijah, Rasulullah saw, adalah partner bisnis Khadijah. Beliau bukanlah anak buah Khadijah. Beliau adalah mitra dagang.  Khadijah merupakan pemilik modal dan Rasulullah yang menjalankan. Maka kala itu pulalah bisnis khadijah berkembang dengan pesat.
Yaa Rabb bimbinglah kami untuk bisa meneladani Rasul-Mu.
           
                                                                       Tanah Mati, 6 Agustus 2016
                                                                       “sipembelajarhausbarokah”

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...