Skip to main content

SUNGGUH-SUNGGUH BERMAIN ADALAH BELAJAR (2)

Customized Curriculum
Apply Context Based Learning
Trio krucil- O Im Jingga Misya

Kalau diajak belajar atau dalam Bahasa Inggris disebut "study" bukan dengan arti "learning", hampir dapat dipastikan tiga krucil emak ini sangat enggan.
Kalau emak bilang, "Baca iqro' yuuk or tasmi' hafalan yuuk, or belajar membaca yuuk or menulis yuuk." Semuanya ditolak mentah-mentah. Akan tetapi kalau bahasa mengajaknya diganti dengan, "Main guru-guruan yuuuk!" Pastilah togak talingonyo. Ini hanya masalah pemilihan diksi saja sebenarnya. Esensinya tetaplah sama. Kata kuncinya adalah MAIN. Dengan ajakan begitu mereka pasti akan menjawab dengan antusias, "Ayuuuk!!!!" "Baiklah emak yang jadi gurunya ya?" Mereka menjawab,"OK!" Bahkan kalau emak terlambat meladeni atau masih sibuk dengan kegiatan lain, mereka akan menagih, "Copeklah emak, ndak jadi main guru-guruan?"

Maka jadilah "barang tu" sobat, tanpa mereka sadari kalau sebenarnya mereka sedang learning.
  • Dimulai dengan berdoa, doa sebelum belajar, doa pembuka hati
  • O Im mengusulkan,"kita senam dulu Ummi". "Baiklah kita senam dulu" jawab Ummi.
  • Tasmi' hafalan Qur'an, plus menambah hafalan
  • Bermain aksara alias belajar membaca
  • Lomba menulis
  • Lanjut dengan menggambar kreasi masing-masing yang imajinasinya tanpa batas
  • Melabel gambar dengan tulisan.
Selanjutnya sesi cooking, membuat roti bakar bersama uni dan kakak...Daaan makan bersama.
Mereka selalu puas menikmati eksplorasi seru sepanjang hari. Diselingi canda tawa bahagia tentu saja. Bermain balok, membuat berbagai bangunan dan kreasi lainnya, bermain sepeda bersama, berlari dan memanjat, bermain air sambil membantu emak mencuci karpet, dan seterusnya dan seterusnya sampai berpisah dan antusias bertemu lagi esok hari dengan keseruan lainnya :)

So, sungguh-sungguh bermain adalah belajar bukan?

----------------
Tanah Mati, 23 Agustus 2016
~pembelajar haus barokah~

Comments

Popular posts from this blog

PATAH TUMBUH HILANG BERGANTI

"Ya Allah, kumpulkanlah aku dengan orang-orang yang mencintai-Mu dan mencintaiku selalu"      Patah tumbuh hilang berganti, mati satu tumbuh seribu. Meski yang diam-diam keluar IIP  jama'atan , tapi yang masuk dan aktif berkuliah dan berkegiatan juga jama'atan . Walau banyak yang tidak percaya, namun semakin banyak pula yang yakin. Begitulah hukum alam dan seleksi alam bekerja. Allah langsung yang memberikan tarbiah dengan cara-Nya yang terbaik, dan Allah telah pilihkan teman-teman yang terbaik menurut-Nya, yang akan menemani langkah kaki kedepan.  Memang, hikmah dan pelajaran seringkali baru bisa terbaca belakangan, ya bundas :)

SHARING FASIL BUNDA SAYANG OFF LINE

Assalamualaikum warohmatullahi wabarokaatuh. Teman teman,.... Perkenalkan saya Betty Arianti atau biasa dipanggil Uni Bet (Nibet). Fasilitator kelas Bunda Sayang off line Payakumbuh Lima Puluh Kota. Senang sekali bisa berkumpul dan berbagi dengan teman teman di rumah telegram Bunsay yang besar, luas dan sejuk ini. --------------------- Semangat perkuliahan matrikulasi masih menggebu, sehingga Bunda Sayang off line pun propose untuk diselenggarakan. Alhamdulillah sekarang 10 materi telah berlalu, dan kuliah Bunda Sayang off line masih berlanjut. Kenapa bisa? Karena teman-teman telah merasakan indahnya berkegiatan secara tatap muka. Ada jabat tangan erat, disertai saling senyum hangat, juga ada aliran semangat, plus diskusi dan tanya jawab tanpa masa tenggat. Dan of course yang tak lupa adalah edisi curhat ala emak-emak, haha. Satu hal yang barangkali berbeda dengan kelas kelas lain adalah bahwa sebenarnya ketiadaan gawai pintar, susahnya sinyal, juga menjadi al