Friday, 11 November 2016

MENDIDIK DENGAN KEKUATAN FITRAH # NHW 4 #

Bismillah....
Tiba di Nice Homework (NHW) 4 , di program matrikulasi Ibu Profesional batch 2. Of course aku masih semangat belajar coz I love to learn, kawan.

But, tahukah engkau kawan bagaimana rasanya setelah sampai di NHW 4 ini? Aku berasa ditampar tampar, bukan hanya merasa disentil sentil atau dicubit-cubit. Aku masih di kilometer 0???
Anyway, aku mesti bersyukur untuk pencapaian-pencapaian yang telah kuperoleh bersama anak dan keluarga. Tak boleh menutup mata banyak kesuksesan yang sudah kuraih. Aku harus syukuri itu agar nikmat sukses itu terus bertambah.

"La insyakartum la azidannakum wa la in kafartum inna 'azaabi lasyadiid"

Berdamai dengan diri sendiri, agar tidak terus memblame dan merasa bersalah. Karena masing-masing kita berbeda lingkungan, tempat tumbuh, latar belakang dan seterusnya. Aku dan keluarga punya keunikan tersendiri.

Walau memang banyak kekurangan disana sini yang mesti ditambal dan disulam. Aku mesti bersabar, dalam makna aktif dengan proses tuk menuju lebih baik dan semakin baik. Karena itulah dua kunci bahagia bagi seorang muslim,  syukur dan sabar.

Menilik kembali  NHW 1, satu jurusan ilmu yang ingin kupelajari di Universitas Kehidupan, yakni Pendidikan Anak dan Keluarga adalah sudah pilihan yang tepat untukku. Aku tidak ingin merevisi atau mengubahnya kembali. Action demi actionnya yang mesti  kutingkatkan. 

Ada jalan-jalan taqdir yang menuntunku untuk bertemu, belajar dan berguru dan berguru lagi dan lagi dengan Bu Septi. Khusus untuk amanah koordinator sudah berusaha untuk mengestafetkan kepada yang lain, toh sampai sekarang masih belum bisa juga. Mungkin hikmahnya, kalau tidak dengan amanah itu tentu kemungkinan untuk belajar langsung dengan Bu Septi intensistasnya akan berkurang.

Aku memilih hal yang sama untuk dipelajari dengan Bu Septi di UK ini, karena memang banyak persamaan.Teringat aku pernah nulis "PERSAMAAN" ini dulu di blog, sembari berharap Bu Septi ngomen, he he. Ini mah hanya akal akalanku saja kawan padahal perbedaanya buaaaanyak sekali, berjarak jauh antara langit dan bumi. Aku hanya "badu atai" kata orang Minang. Bukan apa-apanya dengan Bu Septi. 

Menengok kembali NHW 2, checklist harian sebagai proses menuju Ibu Profesional yang sudah kubuat, juga tidak akan kurevisi kembali karena yang dibutuhkan sekarang adalah mengisi checklist itu dengan konsisten demi memantaskan diri menjadi Ibu Profesional. Aku harus berlatih dengan keras agar lingkungan sekitarku menjadi lunak terhadapku. 

Dalam checklist itu aku banyak memasukkan poin untuk meningkatkan ruhiah, karena itu yang mesti aku kuatkan. Sekaligus sebagai role model bagi anak-anak, karena perbuatan tak pernah bohong pada perkataan.

Membaca dan merenungkan kembali NHW 3, beserta reviewnya, aku sudah memutuskan untuk I don't care about my hubby response. Yang penting I'll do all my best. Tak boleh lelah hayati berkepanjangan, ya kan? What next? Apa yang kudapatkan? I get very good response, hahaha, alhamdulillah. 

Selanjutnya Allah mengatakan dalam Alqur'an,

"Maa khalaqtul jinna wal insa illa liya'buduun"
Tidak Aku ciptaakan jin dan manusia kecuali untuk beribadah kepadaKu
QS Azzariat : 56

Dalam kerangka ibadah kepada Allah Ta'ala maka aku dapat semakin melihat dan menangkap maksud hidupku di muka bumi ini. Bahwa aktifitas dan bidang yang paling kusenangi adalah pendidikan, dan lebih spesifik lagi yaitu pendidikan Ibu, anak dan keluarga, maka peran hidupku adalah sebagai fasilitator dan inspirator.

Misi hidup : Menjadi fasilitator dan memberikan inspirasi kepada orang lain
Bidang : Pendidikan Anak dan Keluarga
Peran : Fasilitator, Inspirator

Untuk menjalankan misi hidup tersebut, tentu ada ilmu ilmu yang harus dikuasai, dijalankan dan dipraktekkan. Bersyukur aku tak harus memikirkan dan membuatnya sendiri, kawan. Bu Septi sudah menyusun dan merumuskannya sedemikian rupa. Beliau juga sudah share dan share dengan jumlah tak terhingga kali. Aku tinggal praktek saja sesuai dengan keunikanku dan keluarga.

Kurikulum dan tahapan yang telah beliau susun adalah sebagai berikut:
1. Bunda Sayang; ilmu ilmu seputar pengasuhan anak
2. Bunda Cekatan; ilmu-ilmu seputar manajemen pengelolaan diri dan Rumah Tangga.
3. Bunda Produktif ; Earn tanpa mengabaikan anak dan keluarga, 
4. Bunda Sholeha; ilmu tentang berbagi manfaat kepada orang banyak.

Ada milestone untuk memandu setiap perjalanan menjalankan misi hidupku tersebut. Baiklah aku akan mulai kilometer 0 kembali, walaupun sudah berulang-ulang materinya, remedi lagi dan lagi, secara sudah ikut IIP semenjak 2012. But, selalu ada ilmu baru yang diperoleh disetiap sesinya. So, walau remedi, serasa bukan remedi, kawan.

KM 0 - KM 1 : tahun 2017 menguasai ilmu seputar Bunda Sayang
KM 1 - KM 2 : tahun 2018, menguasai ilmu seputar Bunda Cekatan
KM 2 - KM 3 : tahun 2019, menguasai ilmu seputar Bunda Produktif
KM 3 - KM 4 : tahun 2020, menguasai ilmu seputar Bunda Shaleha

Secara teori aku sudah mempelajari ilmu itu semua. Aku juga ikut menulis antologi dalam setiap seri bukunya. Bahkan untuk mengawal prakteknya aku juga share ilmu-ilmu tersebut di kuliah off-line Ibu Profesional, yang saat ini sudah sampai pada batch 3. O... ow sehebat itukah??? Oh tidak kawan!!! Aku jatuh bangun dalam prakteknya. Belum ada pantas pantasnya juga! 

Beruntung aku punya alarm istimewa. Suami akan mengingatkan dengan caranya yang spesial, kalau prakteknya mengalami penurunan.  Beliau akan "mendiamkan"ku, pasang wajah dingin dan ngomong seperlunya. Hahaha, emang enak? Maka itu adalah kode agar aku segera introspeksi. Saatnya praktek, praktek dan praktek terus!!!


------------------------

Tanah Mati, 11 November 2016
Betty, Sang Peniti Barokah




6 comments:

  1. Wuih ilmu yang sangat bermanfaat. Kudu banyak mampir ke blog ini nih. Btw, yuk saling follow blog. Blognya sudah saya follow, ya. Blog saya www.niaharyanto.com :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin. Makasih udah mampir disini mbak Nia. Saya udah follow back ya :)

      Delete
  2. Subhanallah mdh2 kita sll bisa mgkti..ciprtan ilmunya...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wuaah iyul datang, moga betah berkunjung ya yul. Yuk saling berbagi cipratan ilmu :)

      Delete
  3. mba Baiti, kalau aku kayaknya ga sanggup juga ikuti semua materi soalnya sudah takut dan merasa bersalah duluan sama anak2. secara banyak yang belum dijalankan. Tapi step by step harus optimis bisa.. hupp hupp.. praktik,

    ReplyDelete
  4. Makasih banyak Mb Ira dah blog walking ke"rumah"ku. Iyya nih mbak kalau diborong semua materi emang berat. Yuk mari kita gigit sedikit demi sedikit mbak.Praktek terus dan terus.(aku sendiri masih keteteran,hiks.) Moga dalam waktu tertentu jadi kelar semua.

    ReplyDelete

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...