Friday, 29 December 2017

JUMAT HANGAT

 Diantara sifat yang menjerumuskan kita ke neraka antara lain Riya' (aktifitasnya ingin dilihat orang lain. Summ'ah( aktifitasnya merasa ingn didengar orang lain. Ujub ( merasa bangga dengan kelebiahn dirinya.
Nauzubillahi minzaalik

Saturday, 23 December 2017

MENJADI UMMI ASYIK

#ALIRAN RASA DONGENG

Judul diatas masih selalu menjadi harapan. Ummi juga berjanji akan selalu berusaha untuk menjadi Ummi yang asyik. Salah satunya adalah dengan berkisah. Ummi memaknakan kisah sebagai hal yang terjadi nyata di masa lalu. baik kisah pribadi, atau kisah orang lain atau kisah para nabi, salafusholeh, para tokoh, pahlawan atau yang lainnya.

Wednesday, 20 December 2017

WISUDA SELEH

My dream comes true! Alhamdulillah wa syukrulillah keinginan untuk wisuda seleh dari jabatan Koordinator Ibu Profesional akhirnya teruwujud. Bersamaan dengan wisuda Matrikulasi Ibu Profesional batch #3 IIP Payakumbuh-Lima Puluh Kota, hari Ahad tanggal 16 Mei 2017. Wisuda seleh adalah meletakkan jabatan dengan suka rela tanpa paksaan, tidak dicopot apalagi dipecat dengan high energy ending.

Monday, 18 December 2017

PELAJARAN TENTANG LITERASI MEDIA

Wahai orang orang yang beriman! Jika seseorang yang fasik datang kepadamu membawa suatu berita, maka telitilah kebenarannya, agar kamu tidak mencelakakan suatu kaum karena kebodohan atau kecerobohan, yang akhirnya kamu menyesali perbuatanmu itu (Q.S Alhujurat : 6)


Dulu zaman saya sekolah , susah sekali untuk mengakses informasi. Segalanya serba manual, dan harus datang mendatangi untuk mengetahui suatu hal. Tapi sekarang di era digital kita kebanjiran informasi. Era broadcast semarak muncul dimana-mana. Bersamaan dengan itu fitrah berbagi dan keinginan menyampaikan informasi kepada orang lain juga meningkat .

Wednesday, 13 December 2017

ENGAGE WITH AQIL BALIGH GIRLS

"Barang siapa mempunyai tiga orang anak perempuan, atau tiga saudara perempuan, atau dua anak perempuan atau dua saudara perempuan lalu memperlakukan mereka dengan baik dan bertaqwa kepada Allah dalam mengasuh mereka, maka baginya surga." (HR Tirmidzi)

FITRAH IMAN USIA AQIL BALIGH

#Portofolio FBE Aisyah, 15 yo, Fathimah 13 yo

Pembiasaan dan keteladanan saja ternyata tidaklah cukup untuk menumbuh suburkan fitrah keimanan sang buah hati. Akan tetapi terlibat ditambah diskusi dan penjelasan akan jauh lebih bermakna. Kenapa? Let’s see.
Untuk memakai hijab dan menutup aurat misalnya, duo gadis Ummi ini sudah dibiasakan sedari kecil dan mereka juga sudah nyaman kalau keluar rumah memekai hijab. Keteladanan juga sudah disuguhi saban hari dari keistiqomahan Ummi menutup aurat (cie…cie…). Duo gadis sudah tau dan mengerti pada siapa saja aurat mesti dijaga.

Saturday, 9 December 2017

KISAH BERSAMBUNG

Tantangan berkisah  hari ini beda dari hari hari sebelumnya. Kali ini kisah diawali oleh kak Fathimah. Next, Uni Aisyah mengedit kisah itu tapi tetap dalam tema yang sama . Mereka berkisah dihadapan ummi dan Oim. Setelah selesai berkisah mereka menuliskan script nya sebagai berikut.


Fathimah's Story

Wednesday, 6 December 2017

KEWAJIBAN MUSLIM

Hari ini ummi dan Oim punya agenda silaturrahiim. Mengawali langkah pagi dengan mengunjungi nenek dan atuk. Atuk bilang dada beliau sakit, dan nafas beliau sesak. Nenek bilang pinggang beliau yang sakit. Namun, hari itu beliau berdua sudah ada jadwal ke "porak." Ya, nenek dan atuk masih ke porak. Beliau tak hendak henti bekerja walau badan semakin menua, tenaga semakin renta, tapi semangat beliau masih membara. Tak pernah henti berusaha. Berpeluh-peluh untuk olah raga begitu beliau bedua beralasan. 

Silaturrahim berlanjut ta'ziah ke rumah Bunda Sri. Putra bungsu beliau telah dipanggil yang Kuasa semalam jam 2 dini hari. Dek Hanif berumur 9 bulan. Bunda Sri telah merawat amanah titipan Allah dengan sebaik-baiknya. Keluar masuk Rumah Sakit untuk mengusahkan kesehatan dek Hanif. Berbagai macam obat telah dicoba. Allah Maha Tau yang terbaik buat dek Hanif. Istirahat dengan tenang sampai hari berbangkit. Semoga jadi tabungan amal bagi Bunda Sri.  Beliau telah menerima keadaan dek Hanif dengan ikhlas, merawat dengan tulus dan penuh kasih. Semoga kelak berjumpa lagi di sorga-Nya.

Selanjutnya kami membezuk Papa dan Mama Qutby, teman Oim, dan sahabat Ummi yang lagi sakit. Having chit chat tentang penyakit yang beliau berdua derita. Berbincang tentang obat yang bisa membantu, serta menghibur dan membesarkan hati.

Demikian, kisah kami berlanjut sambil berbincang diatas motor, bahwa ada kewajiban kewajiban kita, seorang muslim atas muslim yang lainnya;
1. Menjawab salam
2. Menjenguk yang sakit
3. Menjawab bersin
4. Mengabulkan undangan, dan
5. Menyelenggarakan jenazah.

Lega rasanya kita telah menunaikan kewajiban itu hari ini. :)


----------------

Tanama, 6 Desember 2017

Monday, 4 December 2017

BERKAH

"Da, mungkin Ibet duluan meninggal dari Uda. Badan Bet sudah sakit sakitan." Demikian ungkapan konyol saya pada suami tadi pagi. Ungkapan konyol tapi saya ungkapkan dengan penuh perasaan dan air mata berlinang, hiks. Namun beliau malah menjawab dengan seloroh, " Kita mati sama sama aja. Kamu mati, saya mati juga." Jawaban yang membuat saya ngakak. Toh, pernyataan saya memang konyol sih, semua orang pastilah tau kalau umur dan kematian adalah rahasia Allah. Tak ada seorangpun yang bisa memprediksi umur. Panjang atau pendek, muda atau tua. Kullu nafsin zaa iqotul maut.

Lagi lagi saya menanyakan pertanyaan retorika,"Kalau sudah mati, habis urusan dunia dan kekal dengan urusan akhirat ya Da? Tak bisa lagi minta tolong, tak ada space buat ngeles dan beralasan. Semua tergantung amal yang dilakukan. Nikmat selamanya atau azab selamanya. Kecuali kalau punya 3 hal kebaikan yang tak pernah putus aliran pahalanya, doa anak yang sholeh, sedekah jariah, dan ilmu yang bermanfaat.

So, apa yang bisa dilakukan? Usahakan segala apa yang dupayakan di dunia ini tak luput dari tiga hal tersebut. Agar aliran pahala terus mengucur walau raga telah tiada. Gunakan waktu yang sejatinya dijatahkan sama-sama 24 jam bagi setiap orang. 

Kalau menurut hukum Pareto ada orang yang bekerja 80% tapi hanya beroleh hasil 20%.Inilah orang yang biasa-biasa saja.  Sebaliknya ada orang yang bekerja hanya 20% tapi malah beroleh hasil 80%. Nah, inilah orang yang luar biasa, yang mengejakan sesuatu dengan efektif dan efisien.

Efektif dimaknai sebagai memebrikan hasil yang maksimal, atau sesuai dengan tujuan. Maka agar waktu kita efektif kita membutuhkan;
1. Tujuan yang jelas,
2. Fokus, dan
3. Alokasi waktu yang cukup

Sedangkan efisien lebih berkaitan dengan sumber daya yang kita miliki. Msalkan kita ingin menyelesaikan sebuah kegiatan yang ditargetkan selsai dlam satu jam. Apabila kita bisa menyelsaikannya dlam target waktu yang sudah kita rencanakan maka itu adlah efisien.

Maka agar bisa efektif dan efisien maka kita perlu menata kegiatan kegiatan kita.

Kalau kita seorang ibu maka waktu kita dalam sehari dibagi menjadi tiga bagian;
1. Untuk hal rutinitas, 
2. Untuk pengembangan anak dan keluarga, dan
3. Untuk pengembangan diri.

Sunday, 3 December 2017

BEZUK

Aisyah menemani Ummi menengok teman SMP Ummi, Yanti,  yang lagi sakit. Teman teman SMP Ummi yang lain sudah berkumpul di rumah Nova, tetangga Yanti. Setelah semua teman teman lengkap, kami berangkat ke rumah Yanti.

Setelah melihat keadaan Yanti, Ummi didaulat teman teman untuk menyampaikan sedikit nasehat. Jadilah ummi berkisah sebagai berikut..... 

Allahumma lakalhamdu, ilaikalmusytaka, wa antalmusta'an, 
wa laa haula wa la quwwata illa billahi 'aliyyil'azhiim.
Ya Allah bagiMu segala puji, padaMu segala pengaduan, Engkaulah Maha Penolong, tiada kekuatan selain Engkau Yang Maha Tinggi dan Agung

Saturday, 2 December 2017

PESAWAT TEMPUR

Membacakan kisah sebelum tidur adalah wajib bagi O im. Ia belum akan tidur kalau ummi belum berkisah. Kisahnya harus pula dia yang memilih, tidak bisa sesuka hati ummi saja.  seperti malam ini Ummi sudah pilihkan kisah nabi muhammad saw, eh malah oim dikisahkan tentang pesawat. Dia rela melawan rasa kantuk demi memilih deretan buku-buku di rak untuk dibaca sebelum tidur. 

"V/STOL adalah singkatan dari Vertical or Short Takeoff and Landing. Pesawat V/STOL merupakan pesawat yang bisa terbang naik dan turun dan diam seperti helikopter. V/STOL ada yang menggunakan jet dan ada yang tidak. Jet V/STOL yang terkenal adalah pesawat tempur Inggris, Sea Harrier.

O Im,....
Penggunaan kekuatan udara sebagai bagian dari angkatan perang, bukan saja dikenal sejak pesawat diciptakan. Ribuan tahun sebelumnya, Nabi Sulaiman as telah menggunakan burung sebagai bagian dari angkatan perangnya. Hal itu dapat terjadi dengan izin Allah Ta'ala. 

Alqur'an mengabarkan, "Untuk Sulaiman, dikumpulkan bala tentaranya dari jin, manusia, dan burung, lalu mereka berbaris dengan tertib, (Q.S Al Naml :17)

Kami tundukkan angin bagi Sulaiman, yang perjalanan pada waktu pagi sama dengan perjalanan sebulan, dan perjalanan di waktu sore sama dengan perjalanan sebulan pula. (Q.S. Saba' : 12)  

Dari ayat tersebut kita tahu bahwa berkat kekuasaan Allah SWT, di zaman dahulu pun, Nabi Sulaiman sudah dapat menggunakan angin sebagai alat transportasi yang kecepatannya tidak kalah dengan pesawat terbang modern. Pesawat tempur modern adalah salah satu hasil karya manusia yang terus berkembang dan dikembangkan. Dan, kita patut bersyukur atas semua pencapaian itu.


Tanana, 2 November 2017
Baiti-Madrosati


Sumber inspirasi, Eksiklopedi Anak Pintar, Eka Wardhana. PT Sapta sentosa : 2011.
          

Thursday, 30 November 2017

CITA-CITA VS MAQOM ILMU

Bagaimana perasaan anda kalau ananda bercita-cita ingin menjadi satpam? Apakah anda menertawakan atau melecehkan? Apakah bisa anda menerima dengan legowo dan berjiwa besar? Ini yang terjadi dengan si bungsu O im, ia ingin sekali menjadi satpam. Terinspirasi dari satpam yang menjaga gerbang sekolah dan bank. O im melihat satpam itu keren sekali. Ia mengenakan  seragam mirip tentara, punya pisau dan pentungan. 

Tidak berapa lama cita-citanya berobah lagi. Ia ingin menjadi pembalap. Segala aksesoris pembalap dia ingin memilikinya. Mulai dari baju, sepatu, sarung tangan, helm dan seterusnya. Ia mengoleksi miniatur motor, pembalap, helm, serta piala-pialanya.  Ia juga suka melihat tayangan vidio pembalap. Apakah mesti di cut cita-citanya itu?. Ia justru belajar bahasa Inggris dari vidio itu. 

Lain waktu ia ingin menjadi pemain bola. Setiap hari mendesak ayah untuk berlatih bola. Merajuk minta dibelikan sepatu bola, kaos kaki, kaos bola, dan asesoris pemain lainnya. Apakah mesti dilarang juga? toh, ia belajar banyak juga dari sepak bola ini. Ia membuat miniatur lapangan sepak bola lengkap dengan para pemainnya dari kardus bekas. Ia belajar menulis dan dikte dengan menuliskan nama-nama pemain bola berbagai klub berikut nomor punggungnya. Ia bergaul dan bermain bersama dengan teman teman dan kakak-kakak yang lebih tua dilapangan bola.

Saatnya ummi berkisah, "O im boleh jadi apa saja, Nak. O im boleh memilih menjadi satpam, boleh menjadi pembalap, boleh menjadi pemain bola atau yang lainnya. Tapi O im harus belajar Al qur'an, belajar sunnah, belajar ilmu-ilmu agama dan mengamalkannya.

Selanjutnya kami memurojaah kembali kisah komik Al Fatih sang Penakluk Konstantinofel. Mengulang kembali kisah taatnya Mehmet cilik. Hafal Alqur'an di usia 8 tahun. Rajin belajar dan tekun berlatih memanah dan bermain pedang. Bercita-cita dan bertekad kuat untuk menaklukkan Konstantinofel sebagaimana ayahnya dan kesultanan Turki Ustmani telah menitipkan cita-cita itu.

----------------
Tanama, 30 November 2017


Saturday, 25 November 2017

JURNAL FASIL #SESI LITERASI

#Jurnal Fasil Level 5

Senang sekali banyak peningkatan komitmen dari peserta kelas bunda sayang off line batch 2 ini, terutama setelah CoC (code of Conduct) Ibu Profesional lahir.  

Saya mengkhususkan satu kali pertemuan off line untuk mensosialisasikan CoC saja. Saya presentasikan CoC lanjut dengan berdiskusi, tanya jawab sampai akhirnya masing masing peserta berniat berubah menjadi lebih baik. Memang saya tawarkan pilihan yang lebih tegas, andaikata tak nampak keuntungan bergabung di IIP, belajar bersama, saling berbagi dan melayani maka berhenti mungkin menjadi pilihan terbaik. But, kalau kebaikan banyak yang didapat setelah belajar dan berproses bersama maka mari kita perbaiki komitmen. 

Wah...dengan begini ternyata banyak yang baper. Saya tanya satu persatu, eeh malah aliran rasa yang muncul, dan akhir kalimatnya menegaskan ..."aku siap berubah!!". Alhamdulillah.

Komitmen teman teman dibuktikan pada pengumpulan tantangan 10 hari. Semua peserta mengumpulkan tepat waktu. Karya karyanya juga sangat kreatif dan semuanya keren!



Sebagai fasilitator saya merasa puas sekali dengan -pencapaian ini. Masing masing mengaku dengan mengerjakan tantangan ini bonding keluarga menjadi lebih meningkat. Anak-anak senang dan begitu antusias mengerjakannya. Malah anak-anak yang lebih semangat, dan mengingatkan bundas untuk mengerjakannya. 

Bahkan ada teman yang anak-anaknya sudah merantau jauh dan LDR juga dengan suami, tetapi bisa mengerjakan tantangan dengan saling komunikasi lewat telepon dan SMS. Dimana ada kemauan disitu ada jalan.

Ada juga anak-anaknya yang protes kalau daun literasi ayah meranggas dan daun anak-anak jauh lebih rimbun, nah lho! Anak yang mencarikan bahan bacaan untuk ayah, hatta koran bungkus lauk asin, bagai. :)

Tantangan semakin seru. Aku suka...aku suka...

Next, saya cetakkan badge hadiah sebagai tambahan semangat. Semua senang alhamdulillah. 




Tanah Mati, 26 November 2017
Ibu Pembelajar

Friday, 24 November 2017

ALIRAN RASA KREATIF



Ungkapan ini benar sekali, sebab saya selalu ketinggalan dari anak-anak. Mereka tak pernah kehabisan ide untuk beraktifitas. Bermain dengan media apa saja, dari alat-alat yang tak pernah terduga. 

Masih dalam belajar bahasa Inggris. Saya mengajari anak anak cara melihat kamus, menemukan kata kata sulit dengan cara yang cepat.


Kadang saya lupa kalau mereka  itu kids zaman now . Tak bisa di”hajar” dengan cara konvensional model saya belajar dahulu kala.


Mereka lebih suka membuka kamus on line. Ya  mereka lebih kreatif dari yg saya.


#hari2
#tantangan 10 hari
#bunsayiip
#thinkcreative


Apa saja bisa jadi mainan buat O im. Memang asli lah anak bujang ummi ini insan kreatif. Jualan uni ini bahkan bisa jadi benda hidup semua. Mereka bisa ngomong dan memerankan apa saja. Hebatnya benda benda ini bisa shalat juga. Bahkan bisa shalat berjamaah bagai.



Ini senjata senjata O im yang dia buat sendiri. Apa saja bisa jadi mainan dengan kreatifitasnya. Dia tidak hanya.membuat satu saja but lebih dari satu untuk dibagi keteman temannya kalau bermain bersama.

Mainan rusak juga dipermaknya gar bisa tetap dipakai.

Untuk duo gadis, dengan memberinya tantangan, kemampuan berfikir kreatifnya menjadi luar biasa. Belajar tanpa jemu sampai menemukan sesuatu yang baru.. 



Sunday, 12 November 2017

SWASEMBADA SAYUR

Bismillah


Bukankah Dia (Allah) yang menciptakan langit dan bumi dan yang menurunkan air dari langit untukmu, lalu Kami tumbuhkan dengan air itu kebun kebun yang berpemandangan indah. Kamu tidak akan mampu menumbuhkan pohon pohonnya. Apakah disamping Allah ada Tuhan (yang lain)? Sebenarnya mereka adalah orang orang yang menyimpang dari kebenaran. Q.S An Naml:60

Dan kepada kaum stamud kami utus saudara mereka sholeh. dia berkata" wahai kaumku! sembahlah Allah, tidak ada Tuhan bagimu selain Dia. Dia telah menciptakanmu kamu dari bumi(tanah) dan menjadikanmu pemakmurnya karena itu mohonlah ampun kepada-Nya kemudian bertobatlah kepada-Nya Sesungguhnya Tuhanku sangat dekat rahmatnya dan memperkenankan (doa hamba-Nya) (Q.S Hud :61)

Maka aku berkata (kepada mereka) Mohonlah ampunan kepada Tuhanmu. Sungguh Dia Maha pengampun. Niscaya Dia akan menurunkan hujan yang lebat dari langit kepadamu. Dan Dia memperbanyak harta dan anak-anakmu, dan mengadakan kebun-kebun untukmu dan mengadakan sungai sungai untukmu. (Q.S) Nuh : 10-12)

Monday, 6 November 2017

BELAJAR KREATIFITAS DI IIP

Semenjak bayi baru lahir, si sulung Aisyah, sudah saya kasih jadwal berbahasa. Kebetulan Aisyah lahir saat saya masih kuliah di LIPIA Jakarta. Jadwal dibuat

Thursday, 19 October 2017

FASILITATOR BUNSAY OFF LINE IIP PYK-LK

#Laporan

Bismillah...

Alhamdulillah telah selesai caturwulan pertama kelas Bunda Sayang off line IIP Payakumbuh-Lima Puluh Kota. 

Pertemuan perdana diadakan empat bulan yang lalu, di bulan Mei 2017 bertepatan dengan bulan Ramadhan 1438 H. 

Tuesday, 19 September 2017

FAMILY CAMP IIP PAYAKUMBUH LIMA PULUH KOTA

MEMBANGUN PERADABAN DARI RUMAH

Sudah lama sekali rencana Family Camp hendak digelar Ibu Profesional Payakumbuh Lima Puluh Kota. Berbagai generasi Ibu Pembelajar telah berganti. Gelombang badai member telah dilewati. Seleksi alam telah terjadi. Event Family Camp masih mimpi.
Kami bertekad tahun 2017 event besar ini mesti terealisasi. Bulan Juli 2016 tahun lalu proposal diajukan ke Padepokan Margosari. Alhamdulillah gayung bersambut proposal disetujui.
Tema yang diusung adalah “Membangun Peradaban dari Rumah”. Dengan harapan Family camp ini dapat;
a. Meningkatkan silaturrahiim antar sesama keluarga, terutama di komunitas Ibu Profesional Payakumbuh Lima Puluh Kota, serta kota dan propinsi lainnya di Sumatra.
b. Membangun persepsi yang sama terhadap pendidikan anak dan keluarga
c. Membangun komunikasi yang baik antara ayah bunda dalam keluarga
d. Keterlibatan ayah dalam pendidikan anak dan keluarga
e. Dapat melahirkan Community Based Education



RUN DOWN KEGIATAN

JUMAT  8 SEPT 2017
12.00-15.00 : Registrasi, Pembagian tenda , name tag,  
                  Photo booth, makan siang
15.00-16.00 : Istirahat, Sholat Ashar
16.00-17.45 : Perkenalan panitia, penjelasan aturan acara
                  Dan lokasi, perkenalan sesama peserta,games
17.45-19.45 : Shalat Berjamaah, Makan Malam
19.45-21.45 : Materi 1.
          Anak: Perkenalan, kegiatan perkelompok umur
21.45-03.45 : Istirahat

SABTU  9 SEPT 2017
03.45-06.00 : Qiyamullail, Shubuh Berjamaah,   Tausiah
06.00-07.00 : Olah Raga Pagi
07.00-08.30 : Mandi pagi, sarapan pagi.
08.30-10.00 : Materi 2
  Anak: Kegiatan perkelompok umur                                                                        
10.00-10.15 : Snack Time
10.15-12.00 : Materi 3
12.00-13.30 : Istirahat, Zuhur Berjamaah, Makan Siang
13.30-15.30 : Materi 4
15.30-16.45 : Shalat Ashar, Mandi Sore
16.45-17.45 : Community Based Education
17.45-19. 40 : Shalat Magrib, Makan, Isya
19.40-21.40 : Api Unggun, Presentasi Anak

MINGGU  10 SEPT 2017
03.45-06.00   : Qiyamullail, Subuh, Tausiah
06.00-07.00   : Family Fun Game
07.00-08..00  : Sarapan, Mandi
08.00-10.00 : Presentasi Aliran Rasa.
10.00-11.00   : Penutupan , Foto Bersama
11.00-Selesai : Check Out

PELAKSANAAN

Singkat cerita, ...Alhamdulillah wa syukrulillah dengan segala keseruan "behind the scene" Family Camp IIP PayaLiko telah selesai digelar. Bertepatan pula dengan milad KATO rupanya. Inilah biaya camping termurah sepanjang sejarah percampingan keluarga yang pernah saya ikuti. Peserta hanya membayar Rp 500.000 perkeluarga, dan tidak diperhitungkan berapa jumlah anggota keluarganya. Apakah banyak atau sedikit. Ha?..Kok bisa?....

Panitia dituntut kreatif agar biaya dapat ditekan seminimal mungkin. Why? Kami, terutama peserta setia kuliah off-line harus bisa ikut dalam keseruan Family Camp ini. Biaya tinggi adalah tantangan yang bisa membuat peserta off line mundur teratur. Sedangkan Family camp digelar untuk menfasilitasi para member ini dulu, baru ditawarkan kepada yang lain setelah itu.

Cost yang tinggi untuk sebuah acara biasanya adalah konsumsi, maka kami mulai berinovasi pada penyediaan konsumsi. Mengajak para peserta untuk saling berdonasi. Alhamdulillah cara ini worked well. Ada peserta yang berdonasi beras, telur, sayur mayur, ikan-ikan kering dan beraneka lauk yang telah dimasak.

Begitupun untuk penyediaan tenda besar. Kami mengusahakan bisa meminjam kepada Dinas Sosial, sehingga pengeluaran juga bisa dihemat. Alhamdulillah.


Camping dilaksanakan selama 3 hari 2 malam, hari Jumat, Sabtu, Minggu tanggal 8,9,dan 10 September 2017. Diikuti oleh 32 keluarga, berjumlah total 140 orang peserta. Peserta tidak hanya datang dari Payakumbuh Lima Puluh Kota ternyata, tapi ada yang datang dari Pekan Baru, Padang dan Jambi. Kami tidak menyangka bisa membuat event yang dapat mengupulkan peserta dari berbagai daerah dan propinsi lain, yang semuanya keren dan hebat. 

Peserta disatukan dengan syarat anggota Ibu Profesional terutama yang telah lulus kuliah Matrikulasi batch 2, 3 dan 4 ataupun keluarga umum yang mempunyai kesamaan visi dan misi dengan komunitas Ibu profesional. Maka berkumpullah keluarga dengan berbagai latar belakang disiplin ilmu dan pekerjaan seperti pedagang, pengusaha, karyawan swasta, guru, dosen,dan lain-lain. Luar biasa pokoknya.



LOKASI


Bertempat di Torang Sari Bulan Camping Ground, Buluah Kasok Nagari Sarilamak kecamatan Harau Liam Puluh Kota. Sekitar 17 km dari pusat kota Payakumbuh. Jalannya sungguh eksotik menawarkan pemandangan nan indah berkelok kelok, dipinggir jurang bertebing dan bukit-bukit.

Lokasi ini juga merupakan tempat wisata keluarga yang didisain Islami oleh ownernya. Ada penerapan aturan yang sangat ketat seperti larangan merokok, larangan musik (whatever the music is) dan pacaran, serta  keharusan menutup aurat dan berhijab syar'i bagi wanita. Owner tak segan segan mengusir siapapun yang melanggar peraturan yang sudah ada, tanpa toleransi dan tanpa pandang bulu. Tak peduli baik itu keluarga, dunsanak, teman dekat ataupun tetangga.


Namun dibalik itu, lokasi ini menyuguhkan pemandangan yang luar biasa indah, hijau  alami memanjakan mata.  Inilah lembah yang dikelilingi perbukitan dan dialiri sebuah sungai yang berair jernih. Udaranya sejuk, asri dan bebas polusi. Gemericik air sungai, merdunya kicauan burung, hebohnya suara siamang merupakan harmoni musik natural di Torang.

Ada kolam renang dan arena bermain anak anak. Ada sampan dan kanal kanal buatan yang airnya dari sungai dan mata air alami. Lengkap dengan fasilitas rumah gadang alias rumah bagonjong sebagai tempat pertemuan, mushalla, toilet dan kamar mandi yang memadai, plus gazebo gazebo tempat santai.


KEGIATAN PEMBUKAAN


Acara dibuka dan diawali oleh Ibu Profesional muda (in process to be  )Aisyah Hafidzoh. Memimpin yel yel ibu profesional, game pembukaan dan perkenalan.

Lanjut dengan perkenalan panitia, korlap, dan relawan.

Penyampaian Do Don'ts, dan Code of Conduct.

Code of conduct selama Family Camp hanya satu saja, BERTANGGUNG JAWAB.

Bertanggung jawab "bersama" sehubungan dengan aturan lokasi camp dari owner yang super ketat. Satu saja yang melanggar maka kita semua bertanggung jawab meninggalkan lokasi anytime apapun kondisinya.

Bertanggung jawab "pribadi dan keluarga" sehubungan dengan acara dan event Family Camp sesuai dengan value ibu profesional.

Tak lama berselang saat korlap baru mulai aksi untuk game keluarga. Rahmat Allah turun mencurah bumi. Alhamdulillah...

Beruntung panitia sudah mengingatkan peserta jauh jauh hari untuk sedia payung, jas hujan, fly sheet utk tenda dll. Juga mengajak para peserta untuk menikmati segala kondisi cuaca. Tetap happy baik panas maupun hujan. Mensyukuri setiap karunia Ilahi. 
Saat turun hujan apa yang terjadi? Hoho...anak anak malah paling happy. Lari kesana kemari sembari ketawa ketiwi...bermain penuh aksi...Malah tak mau berhenti...

MATERI 1 

PENTINGNYA CODE OF CONDUCT OLEH BU SEPTI

Rahmat yang turun mengguyur lokasi camping tak menyurutkan semangat peserta untuk kegiatan selanjutnya. Run down kegiatan yang sudah disusun dilaksanakan sebagimana mestinya. Karena tenda utama basah kuyup maka kegiatan dilaksanakan di rumah gadang alias rumah bagonjong, sebagai plan B. Sedangkan kegiatan anak dilangsungkan di mushalla.

Mengawali materi, kembali Bu Septi mengingatkan tentang code of conduct. Code of conduct adalah hal yang sangat penting dalam menyelenggarakan sebuah event untuk menyamakan persepsi sebab diantara peserta belum saling kenal dan juga peserta berasal dari berbagai wilayah dan berbeda latar belakang disiplin ilmu dan pekerjaan. 

Membangun keluarga (baru) dalam "game" perkenalan adalah kegiatan malam nan seru. Mampu menghangatkan suasana di dinginnya malam, walau diluar rumah bagonjong hujan rintik masih setia menemani.

Selanjutnya, membuat kesepakatan bersama dalam kelompok keluarga (baru). Memberi nama unik keluarga, membuat yel-yel, mengakui dan menghargai kelebihan dan keunggulan masing-masing anggota keluarga. 

Satu keluarga dengan keluarga yang lainnya mempunyai ciri khas masing-masing yang penjadi pembeda dengan keluarga lainnya. Maka janganlah membandingkan keluarga yang satu dengan keluarga yang lainnya, sebagaimana jangan membandingkan anggota keluarga yang satu dengan anggota keluarga yang lainnya. Jangan pernah fokus pada kekurangan tapi temukanlah kelebihan sekecil apapun itu.

Demikianlah pesan yang disampaikan Bu Septi di materi pertama ini, sebagai awal dalam membangun peradaban dari rumah.

MATERI 2 DAN 3

MERUMUS KEKUATAN KELUARGA OLEH PAK DODIK

Setelah shalat subuh, olahraga pagi, mandi dan sarapan bersiap dengan kegaitan inti bersama Pak Dodik. Di materi ini, peserta dipersilakan duduk dalam kelompok keluarga masing-masing. Bersama membahas dan menentukan dan membuat kesepakatan "Peradaban seperti apa yang akan dibangun di rumah masing-masing?" Ini perlu untuk menentukan langkah dan pola mendidik anak.

Memandang keluarga sebagai unsur terkecil dalam membangun peradaban. Mengelola masing-masing kekuatan yang dimiliki oleh anggota keluarga. Me list potensi, kekuatan dan keunggulan ayah, ibu dan anak-anak. Kemudian nilai-nilai seperti apa yang bisa membuat anggota keluarga bahagia?

Hal-hal apa yang membuat keluarga stagnan? Diantaranya adalah cepat merasa puas, merasa hebat dan selalu terpapar kondisi nyaman, serba ada dan serba mudah.  Sangat berbeda dengan zaman dulu yang serba tak mudah dan tak nyaman. Dan....adakalanya peradaban justru muncul dari ketidaknyamanan.

Nah, camping adalah salah satu cara untuk melatih anak-anak dan orang dewasa juga untuk berada dan survive dalam kondisi ketidaknyamanan. Tidur ditenda, berpanas, berhujan, antri di toilet, berbagi makanan, peralatan seadanya dan seterusnya.

MAOTA-OTA

Salah satu cara membangun peradaban adalah dengan ngobrol, nyangkruk, ngumpul sambil makan minum dan santai bersama atau dalam bahasa Minang disebut maota-ota. Dalam era digital ini semakin jarang dilakukan karena anggota keluarga asyik dengan gadget masing-masing. Padahal forum keluarga atau maota ota mempunyai pengaruh besar terhadap pembangunan peradaban.

Awali kegiatan dengan ngobrol/maota-ota dalam keluarga seperti, "apa yang ingin kamu ketahui? Kamu ingin belajar apa?" Lanjutkan dengan berkegiatan bersama. Setelah selesai kegiatan ngobrol/maota-ota kembali. "Bagaimana perasaanmu....? Apa yang kamu pelajari?" Learning by teaching, share, presentasi. Lalu apresiasi tanpa perlu evaluasi.

Next, always stay hungry stay foolish. Jadi pembelajar sejati. Tak boleh terbersit  merasa hebat, merasa pintar, sehingga stagnan tak belajar lagi.

MATERI 4 "CLASS FOR FRIENDS"

Inilah kelas istimewa, berbagi dan melayani. Mengambil peran kebermanfaatan bagi sesama. Semua bisa jadi guru dan semua bisa jadi murid. yang tidak mengambil peran menjadi guru maka mengambil peran menjadi murid. Hatta anak-anakpun boleh mengambil peran menjadi guru dan teman serta orang tua yang jadi murid.

Berbagi mulai dari kebutuhan diri sendiri. Belajar terus praktekkan, kemudian berbagi apa yang telah dipelajari. Learning by teaching. Memantapkan apa yang dipelajari  dengan cara mengajarkannya pada orang lain. Terus berkomitmen dan konsiten sehingga hal yang dipelajari itu bisa menjadi unit kegiatan keluarga. Tingkatkan lagi sehingga bisa menjadi unit komunitas, sehingga peran kebermanfaatan semakin meluas. "Khairukum anfa'uhum linnas."

Berikut teman teman yang sempat berbagi ilmu di Family Camp

  • Leonardo Putra (9 th) : Kelas Fashion Design
  • Fathimah  (13 th)       : Kelas Reading Share Project
  • Pak Aldi Sanusi         : kelas Inspirasi Spiritual untuk kembali kepada fitrah                                  sebagai hamba Allah.
  • Mz Yulianti                : Tips Sehat ala Mz Yuli
  • Maryam  (4 th)          : Meronce, kreasi membuat kalung cantik
  • Ni Bet dan Damayanti : kelas Homeschooling
  • Marchell                    : Kelas Animasi.
  • Bu Novi                     : Kelas Self Reprogramming.
Kelas dibagi perkelompok dan masing masing guru boleh mencari tempat pw (posisi wuenak) disekitar lokasi camping. Murid bebas memilih kelas/pelajaran apa yang ingin dipelajari. 

Bagaimana dengan yang tidak berbagi? Yang tidak berbagi maka bisa mengambil peran melayani, seperti menyiapkan tikar, menyapu, menyiapkan kertas flip chart, dokumentasi, menyuguhkan cemilan dan lain sebaginya.

Indahnya berbagi dan melayani :)

SUARA REMAJA


Suara Remaja adalah kegiatan yang tak kalah seru. Remaja yang tergabung dalam Teen Changer mempresentasikan kegiatan yang mereka lakukan bersama. Ini berawal dari diskusi yang mereka lakukan via grup whatsaap seminggu sebelum even camping yang dipimpin oleh fasilitator remaja Elan JM. Mereka telah sepakat akan  mengadakan eksplore alam, hiking, reboisasi sembari belajar mendokumentasikannya lewat vidio. Peralatan yang diperlukan juga dipersiapkan dari rumah.

Alhamdulillah hujan sudah reda sebelum Teen Changer bersiap berangkat. Tim Korlap memimpin streching dan pemanasan. Bismillah mereka memulai aksi.



Malamnya adalah sesi presentasi dari teen changer. Presentasi yang sangat memukau pengunjung.   Ada yang menampilkan gambar yang dibuatnya, ada juga desain baju, ada yang menampilkan vidio dari foto foto yang diambil selama bereksplorasi di alam, aktifitas reboisasi, berlatih survival dan belajar bertahan hidup dalam situasi dan kondisi apapun, serta berlatih pertolongan pertama pada kecelakaan.

Walaupun masih berupa vidio bisu karena larangan meng insert musik di Torang, namun vidionya tetap keren ey. Masing masing teen changer menerjemahkan projek sesuai dengan passion masing masing.

Setelah presentasi projek bersama, dilanjutkan dengan persentasi projek pribadi Presentasi  Aisyah tentang Rumah Baca dan Fathimah tentang Reading Share Projek yang dilakukannya bersama Tim KATO (Kampuang Tobiang) di Pustaka Bergerak, Sepeda Pustaka Kato.

Marchell, menampilkan tentang proses belajarnya dalam membuat gambar animasi blender dengan komputer. Ada proses pembuatan mobil, ruang tidur, dapur dan lain lain. Keren sekali.

Terakhir, Leonardo, menampilkan tentang gambar dan desain aneka gaun-gaun cantik yang dibuatnya. Sungguh luar biasa karya karya desain Leonardo.



COMMUNITY BASED EDUCATION

It needs a village to raise a child. Dibutuhkan orang sekampung untuk mendidik seorang anak. Demikian pentingnya membangun komunitas yang baik. Namun untuk membangun komunitas yang baik itu  harus dimulai dari keluarga dulu. Home Based Education haruslah kuat.

Selanjutnya berkomunitaslah dengan bahagia. Mulai dari kebutuhan kebutuhan keluarga. Mengajak orang lain dan keluarga lain kalau mau. Kalau tidak mau ya tidak apa-apa toh kita sendiri sudah bahagia. Tidak perlu memenuhi kebutuhan orang lain,yang notabene belum tentu mereka  butuh, ya kan? :)

ABOUT PANITIA



Panitia Family Camp yang awalnya gemuk lebih dari 15 orang akhirnya menjadi sangat ramping. Teman teman terkendala berbagai alasan, dan  terseleksi alam dengan sendirinya.

Tekad sudah bulat. Event istimewa ini akan tetap digelar. Ya, cuma ada 5 personil, berjibaku, bahu membahu dengan kompak dari awal sampai akhir, dari urusan A sampai urusan Z. Padahal semua personil boleh dibilang sibuker juga, sebab semuanya sedang memegang amanah memiliki banyak anak, hehe. Ni Bet, mempunyai banyak anak murid yang diurus. Ni Nanti mempunyai banyak anak ayam yang setiap hari juga harus diurus. Alisa dengan lima anak semuanya dibawah 7 tahun, dimana si bungsu adalah twin. Rika dengan empat orang krucil dibawah enam tahun. Risni dengan ayam ras ribuan, dimana ketika kami mempersiapkan Family Camp anggota kandangnya juga lagi cuti. 

Kebayang kan? Bagaimana repotnya masing-masing kami dengan urusan domestik, dan non domestik. Ada rasa yang campur aduk seperti permen nano-nano, namun indah ketika rasa dialirkan. Ada tawa, tangis, kejutan dan kebahagiaan tersusun menjadi rajutan nan cantik. Alhamdulillah akhirnya, semua berbuah manis, lelah terbayar sudah, telah terselenggara Family Camp Ibu Profesional Payakumbuh LK dengan sukses, penuh kenangan nan indah dan full barokah insyaallah.

Sungguh kami jadi merasa tersanjung Bu Septi menjuluki panitia dengan Tim Srikandi. Membuat kami merasa sangat berharga dan dihargai. Bantuan dan dukungan tim solid keluarga masing masing tentu ada dibalik proses ini. Dukungan para suami dan anak-anak, serta ikut terlibat dan berbagi peran berbuah nyata, alhamdulillah.

VOLUNTEER



Inilah tim yang bergerak di dalam sunyi. Talk less do more. Berbagi dan melayani telah terpatri dalam sanubari. Bukan menjabat sebagai penanggung jawab registrasi, bukan penaggung jawab konsumsi, bukan penanggung jawab handle anak-anak, bukan penanggung jawab berberes, akan tetapi mereka ada disetiap lini yang dibutuhkan. Bekerja tanpa pamrih dan tetap happy dimana saja. Saluutku buat bunda guru Tim An Nahl nan kompak.


Mz Yuli dan keluarga juga ada di bagian ini. Volunteer yang didapuk mendadak untuk dokumentasi dan transportasi Bu Septi dan keluarga. Beliau all out mensupport bersama tim keluarganya. Jazakumullahu khair.





-------------------------


Tanah Mati, 19 September 2017

Betty Arianti



Saturday, 15 July 2017

ALIRAN RASA LITERASI

Tulisan di badge hadiah berliterasi ini memang benarlah adanya. Untuk suatu perubahan harus sayalah yang pertama berubah. Ibda' binafsii. Mulai dari diri sendiri. Terutama untuk memberikan teladan bagi anak-anak.

Anehnya saya justru belajar banyak dari anak-anak. Mereka guru kehidupan saya. Belajar bersabar, menemani tak merecoki. Terlibat dalam setiap aktifitas literasi mereka. Tak hanya sekadar suruh menyuruh. Menjadi tim untuk setiap projek yang mereka lakukan. 

Saturday, 10 June 2017

POHON LITERASI #3

KEGIATAN LITERASI O IM

* Mendengar dan Berbicara (Listening and Speaking)

Friday, 9 June 2017

POHON LITERASI #2

Siapa yang tidak ingin anaknya cepat pandai dan lancar membaca? Siapa yang tidak ingin anaknya cepat pandai membaca Alqur'an sesuai dengan tajwid yang benar dan punya pula banyak hafalan alqur'an?

Sunday, 7 May 2017

SHARING FASIL MATRIK OFF LINE


Membahagiakan sekali jawaban Bu Septi ketika saya mengajukan kemungkinan dibukanya kuliah matrikulasi batch 3 secara off line untuk IIP area Payakumbuh Lima Puluh Kota. Ada ibu-ibu yang semangat belajarnya tinggi tapi terkendala tidak punya HP pintar, dan ketiadaan akses internet. Beliau menjawab, "Boleh bangeeet Ni Bet." Tentu saja mesti sesuai dengan ketentuan dan syarat yach.

MENDIDIK DENGAN KEKUATAN FITRAH #MIIP3 #WEEK4


#Laporan Fasilitator Week 4

Kuliah off-line hari ini bertepatan dengan libur nasional pilkada serentak seluruh Indonesia. Hari libur tak menyurutkan semangat ibu-ibu pembelajar untuk tetap hadir. Alhamdulillah sampai minggu ke-4 ini masih tetap menjaga komitmen untuk tatap muka, walaupun ada juga satu orang yang tidak datang dan tidak berkabar.
Sayang karena asyik diskusi bersama, sampai lupa berfoto. Padahal jam kuliah juga diperpanjang karena banyak yang mesti dibahas. Maafkan yach, kuliah kali ini tidak ada bukti fisiknya.

Friday, 14 April 2017

ALIRAN RASA FAMILY PROJECT

MY FAMILY MY TEAM

Bukankah Kami telah melapangkan dadamu (Muhammad). Dan Kamipun telah menurunkan bebanmu darimu. Yang memberatkan punggungmu. Dan Kami tinggikan sebutan (namamu) bagimu. Maka sesungguhnya bersama kelitan ada kemudahan. Sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan. maka apabila engkau telah selesai dengan satu urusan, tetaplah belerja keras untuk urusan yang lain. Dan hanya kepada Tuhanmulah Engkau berharap. 
(Q.S Al Insyiroh 1-8)

Monday, 27 March 2017

FAMILY PROJECT - MY FAMILY MY TEAM (PART 1)


APA ITU PROJEK KELUARGA

*Projek keluarga* adalah aktivitas yang secara sadar dibicarakan bersama, dikerjakan bersama   oleh seluruh atau sebagian anggota keluarga dalam rangka mencapai tujuan yang telah ditetapkan secara bersama pula.


📌 CIRI-CIRI PROJEK KELUARGA

a. Fokus pada proses, bukan pada hasil
b. Sederhana
c. Menyenangkan
d. Mudah – Menantang
e. Memiliki durasi pendek

📌 KOMPONEN PROJEK KELUARGA

a. Sasaran
SMART : Specific, Measurable, Achiveable, Reasonable, Timebound
Maksimum 3 sasaran.
b. Sarana
Alat dan Bahan yang diperlukan.
Dana yang diperlukan ( apabila ada)
c. Sumber Daya Manusia
Penanggungjawab
Pelaksanan
d. Waktu
Jadwal Pelaksanaan
Durasi
e. Nama Projek
Berikan nama khusus terhadap projek yang dikerjakan keluarga.

📌 BAGAIMANA CARANYA MEMANTAU PROJEK KELUARGA

*Lakukan APRESIASI bukan EVALUASI*

Apabila sudah menjalankan projek keluarga maka segera buat forum apresiasi keluarga diantara jeda projek tersebut, apabila projek memiliki durasi lebih dari 1 minggu – 1 bulan. Apabila projek hanya berdurasi 1-3 hari, maka lakukan pada akhir projek berjalan.

Anak-anak belum memerlukan evaluasi, yang kita lakukan hanya memberikan apresiasi saja, karena hal ini penting untuk menjaga suasana selalu menyenangkan dan  membuat anak senantiasa bersemangat dalam mengerjakan projek selanjutnya.

Apabila ada hal-hal  yang kita rasa penting untuk diperbaiki atau diubah strateginya, maka cukup anda catat saja, simpan dengan baik bersama satu file catatan projek ini, dan buka kembali saat kita dan anak-anak akan merencanakan projek berikutnya. Hal ini akan lebih membuat perencanaan kita lebih efektif, karena anak-anak akan melakukan perubahan menjelang  melakukan projek, bukan diberitahu kesalahan setelah melakukan sebuah projek. Efek yang muncul akan sangat berbeda.

📌 BAGAIMANA CARA MENGAPRESIASI

Perbanyaklah membuat forum keluarga saat sore ngeteh bersama, atau sepekan sekali saat akhir pekan. Di IbuProfesional, forum keluarga seperti ini  terkenal dengan nama *“MASTER MIND”*. Bagaimana cara menjalankan master mind, ciptakan suasana yang santai di rumah, kemudian tanyakan 3 hal saja:
a. Ada yang punya pengalaman menarik selama menjalankan projek ini?
b. Apa yang sudah baik?
c. Minggu depan apa yang akan kita lakukan?

📌 CONTOH PROJEK KELUARGA

*Nama Projek*  : WARNAI DUNIA WARNAMU

*Gagasan* : Sudah 2 tahun cat tembok rumah tidak pernah berganti, kali ini anak-anak punya ide, dengan diskusi pertanyaan berikut, mengapa cat rumah itu kok satu warna? Bagaimana jika rumah itu warna-warni? Mengapa tidak kita cat tembok rumah kita warna warni?

*Pelaksanaan* : Tentukan durasi waktunya, misal  hari Minggu, 26 Maret 2017, tentukan penanggungjawabnya (PIC), kasih jabatan misal  “Jendral Cat Warna”. Berikan ruang sang jendral untuk mengambil keputusan terhadap segala tantangan yang muncul selama projek berjalan.

*Nama Projek* :  SUNDAY LIBRARY

*Gagasan* : Anak-anak sangat senang membaca, banyak buku yang sudah terbaca, tidak dibaca lagi. Anak-anak ingin berbagi manfaat . Mengapa perpustakaan itu harus bentuk bangunan? Bagaimana jika perpustakaan itu bergerak dari satu tempat ke tempat lain? Mengapa tidak kita membuat perpustakaan keliling setiap minggu di event Car Free Day?

*Pelaksanaan* : Tentukan waktunya, setiap hari minggu, tentukan PIC mingguannya, kasih jabatan misal “Library man”, berikan ruang sang library man dan tim untuk menghadapi tantangan  yang muncul selama projek berjalan

*AMATI, TERLIBAT, TULIS*

📌 AMATI
*Aspek Komunikasi Produktif*
Bagaimanakah pola komunikasi anak-anak kita selama menjalankan sebuah projek?

*Aspek Kemandirian*
Apakah sudah makin terlihat tingkat kemandirian anak-anak dalam mengerjakan projek?

*Aspek Kecerdasan*
Bagaimana cara anak meningkatkan rasa ingin tahunya? ( IQ), bagaimana cara anak mengelola emosi selama projek berjalan ?(Emotional Intellegence/EI), Bagaimana cara anak meningkatkan kebermanfaatan dirinya dengan projek tersebut? ( Spiritual Intellegence. SI), Bagaimana cara anak mengubah masalah menjadi peluang ( Adversity Intellegence,AI)

📌 TERLIBAT
Dalam setiap projek yang dibuat libatkan diri kita, para orangtua, untuk menjadi bagian anggota tim, asyik menjalankan bersama sebagai pembelajaran. Belajarlah menjadi follower yang taat pada keputusan leader. Saat menyelenggarakan master mind, bergantilah peran menjadi fasilitator yang baik.

📌 TULIS
Tulis pengalaman kita setiap hari baik cerita gagal maupu cerita sukses dalam menjalankan projek demi projek., baik cerita bahagia maupun cerita mengharubiru. Alirkan rasa anda setiap hari.

Selamat mengunci ilmu dengan amal anda,

🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿
Yuk kita buat family project ala keluarga kita


📋 Tahap persiapan:

📌Perbanyaklah family forum untuk belanja gagasan proyek apa yg akan anda lakukan.
📌Amati aktivitas kehidupan sehari-hari dan ikat maknanya menjadi proyek keluarga
📌Tetapkan tujuan proyek ini, sesuaikan dengan rentang usia anak.
📌Diskusikan, sehingga tiap anggota keluarga mempunyai peran masing masing.
📌Tetapkan waktu pelaksanaannya

📋 Tahap pelaksanaan
📌Tuliskan mulai dari proses persiapan sampai saat melaksanakan proyek

📌Terlibatlah aktif dari persiapan - proses pelaksanaan - apresiasi selama projek berjalan

📌Tuliskan pengalaman anda membuat projek selama min.10 hari pertama game level 3 kali ini.

📋 Pasca pelaksanaan
📌Lakukan Mastermind sebagai bentuk apresiasi untuk proyek keluarga, apa yang bisa kita dan anak-anak pelajari dari proyek keluarga tersebut.

📌Proyek keluarga bisa dilakukan harian (satu hari satu proyek) atau bersifat single proyek (proyek selama 10 hari)

📝 Ceritakan pengalaman teman-teman semua dalam blog/platform lainnya disertai hashtag:
#TantanganHari...
#Level3
#MyFamilyMyTeam
#KuliahBunsayIIP

📝Bagi anda yang mengerjakan di blog, tambahkan label:
*Bunda Sayang*
*My family my team*
*Ibu Profesional*
*IIP*

📝Kirimkan tulisan teman-teman ke link

http://bit.ly/SetoranGameLevel3_FamilyProject

*AMATI, TERLIBAT, TULISKAN*
[23/3 12.33 AM] Betty Arianti: [21/3 8.54 AM] Bu Septi IIP: Mbak lidya, projek keluarga ini adalah salah satu cara kita membersamai anak-anak dg metode project based learning. Jadi buatlah hal-hal sederhana bersama anak, dg durasi pendek-pendek. Buatlah panggung anda senyaman mungkin. Jangan hiraukan komentar penonton...The show must go on...
[21/3 9.09 AM] Bu Septi IIP: Teman-teman jangan berat-berat mikir project ya...kuncinya kan seserhana, mudah, menantang...
[21/3 9.09 AM] Bu Septi IIP: Kita akan memaknai aktivitas sehari-hari yg kita lakukan bersama anak-anak, dinaikkan kualitasnya menjadi projek
[21/3 9.19 AM] Bu Septi IIP: Contoh saat anak-anak usia balita :

Muncul pertanyaan dr elan, di family forum

"ibu udah berapa lama makan?"

Udah *jelita* mas, jawab saya sambil ketawa...

Harusnya udah expert dong, kan udah lebih dari 10.000 jam

Iya ya bener juga

Kalimat terakhir elan ini yg menohok

"Karena selama ini ibu sekedar makan"

Muncul ide, Aha! Bagaimana kalau kita bikin project serba serbi makan dalam 1 hari ke depan besok?

Mas mau jadi leadernya? Saya buat topi dan pin bertuliskan "Chef Elan"

Akhirnya kamipun berkreasi membuat aneka meal dan cara makan bersama.

Belanja menyiapkan alat dan bahan

Saya menyiapkan ruangan.

Krn pagi sarapan di meja makan

Siang makan siang pakai daun

Malam , makan dg candle light...

Keesokan harinya ketagihan mau lagi
[22/3 10.10 AM] Bu Septi IIP: ❤ *PROJEK KELUARGA* ❤

Salah satu aktivitas yang bisa kita jalankan di keluarga sebagai sarana belajar seluruh anggota keluarga dalam meningkatkan komunikasi keluarga, melatih kemandirian dan menstimulus kecerdasan adalah projek keluarga.



Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...