Monday, 27 February 2017

TANTANGAN KEMANDIRIAN #DAY4

Kegiatan literasi Aisyah hari ini adalah mengikuti Audisi Duta Baca Sumbar di event Minang Book Fair. Event ini diselenggarakan oleh Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Sumbar bertempat di pelataran Masjid Raya Sumbar.

Audisi diawali dengan penilaian karya tulis tentang "Interaksi dengan Literasi" yang dikirim ke panitia lebih kurang dua minggu  sebelum audisi berikutnya. Aisyah menulis tentang kesukaannya dengan dunia membaca dan menulis serta aksi nyatanya sebagai manager Rumah Baca KATO. Alhamdulillah ia lulus seleksi karya tulis itu dan berhak ikut audisi selanjutnya.


Aisyah berdua dengan Ummi berangkat ke Padang. Sedangkan Fathimah dan O im tinggal dirumah saling menolong dan bekerjasama untuk melayani diri mereka berdua. Ayah tetap pergi ke kantor.

Ba'da subuh nan sejuk kami berangkat menuju kota Padang dan sampai di masjid Raya Sumbar jam 09.30. tak lama setelah registrasi ulang, acarapun dimulai.

Wuah Ummi betul-betul tak menyangka ternyata pake presentasi diatas sebuah panggung, fren. Setelah presentasi tiga orang juri menguji dengan berbagai pertanyaan, hiks. Ummi kira audisinya seperti wawancara pekerjaan.  Dipanggil satu-satu keruangan terus ditanya-tanya gitu (hihi, ummi berasa bego)

Ada sekitar 40 orang peserta dari berbagai SLTA dan Universitas di Sumbar. Semuanya keren, pintar, cerdas dan hebat. Beragam kegiatan literasi yang mereka lakukan agar banyak orang menjadi suka membaca dan menulis. Aisyah si homeschooler dengan umur termuda salah satu diantaranya.

Satu persatu peserta dipanggil maju ke panggung mempresentasikan karya tulisnya. Deg-degan (ummi aja sih kayaknya) setiap nama peserta dipanggil MC menurut lot. Serasa Aisyah juga yang disebut MC ketika nama peserta berawal huruf A.

Zuhur belalu, asharpun tiba, nama Aisyah belum juga terpanggil. Aisyah menemui panitia unutk konfirmasi. O ow ternyata ada kekeliruan pihak panitia. Karya tulis Aisyah tidak tersatukan dengan biodatanya setelah diprint out . Aisyah mengirimkan karya tulis itu lewat e-mail, beda dengan sebagian peserta lain yang memberikan langsung saat registrasi.

Lucky, ternyata ada taqdir baik lain yang menunggu Aisyah, fren. Dua orang yang tampil ba'da ashar diliput live Padang TV. Yes, Aisyah dapat bonus masuk TV yang tak didapat peserta lain. Inilah rupanya hikmah dari antrian panjang dan kekurangnyamanan tadi.

Saat juri rapat merembukkan 10 finalis, mobil travel yang menjemput kami untuk pulang tiba. Sopirnya tidak bersedia menunggu walau cuma 5 menit. So, kami cus pulang sebelum pengumuman finalis.

Anyway, bagi Ummi Aisyah sudah menang, tampil di panggung as a youngest public speaker, di hadapan juri dan audience se-Sumatera Barat. Bravo Aisyah, two thumb up!



------------------------
~~on the way home, 27 Februari2017~~

#day4
#level2
#kuliahBunSay
#melatihkemandirian 

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...