Thursday, 23 February 2017

TANTANGAN KEMANDIRIAN #DAY1

Aku selalu berbinar kala berbicara tentang melatih kemandirian anak, kawan. Why? Banyak kerja, tugas dan kewajiban yang terdelegasikan dengan melatih kemandirian anak. Wuaaah.... enak bener yach. Ho hoho ternyata prakteknya tidak segampang itu kawan. Sungguh belajar tega adalah suatu hal yang berat. Butuh niat dan kerja yang istiqomah. Apalagi meminimalisir produksi kata-kata adalah ujian lain yang menantang.


Melatih kemandirian adalah hal yang penting karena kemandirian erat kaitannya dengan rasa percaya diri. Kalau ingin rasa percaya diri anak meningkat maka melatih kemandirian adalah salah satu kuncinya. Anak yang mandiri tidak akan bergantung pada orang lain, dan juga akan membuatnya lebih cepat "selesai" dengan dirinya sehingga ia akan bisa berbuat banyak untuk orang lain.

Alhamdulillah, banyak poin tentang kemandirian yang telah diselesaikan putra putriku, Aisyah (14,9 yo), Fathimah (12 yo), Abdurrohiim (6,10 yo). Sudah teruji saat kami meninggalkan anak-anak sebentar, sehari dua hari, bahkan dalam waktu yang lama. Sebagian kutulis di DISINI dan DISINIPeningkatan dan latihan  tentu harus senantiasa dilakukan agar menjadi lebih baik dan semakin baik. Masih banyak poin kemandirian yang merupakan keterampilan dasar yang mesti dilatihkan, seperti;
  1. Menjaga kesehatan dan keselamatan dirinya
  2. Keterampilan literasi
  3. Mengurus diri sendiri
  4. Berkomunikasi
  5. Melayani
  6. Menghasilkan makanan
  7. Perjalanan Mandiri
  8. Memakai tekhnologi
  9. Transaksi keuangan
  10. Berkarya
Dalam meeting keluarga, anak-anak telah memilih dan memutuskan bahwa bulan ini masing-masing mereka akan melatihkan;

Si Sulung Aisyah
  1. Keterampilan Literasi
  2. Berkomunikasi
  3. Perjalanan Mandiri
  4. Berkarya
Si Tengah Fathimah
  1. Menghasilkan makanan 
  2. Menjaga kesehatan
  3. Melayani
  4. Berkarya
Si Sulung Abdurrohiim
  1. Mengurus diri sendiri
  2. Melayani
  3. Jendral sampah
Harta dan anak-anak adalah perhiasan kehidupan dunia tetapi 
amal kebajikan yang terus menerus adalah lebih baik pahalanya 
disisi Tuhanmu serta lebih baik untuk menjadi harapan. 
(QS Al Kahfi : 46)

-------------------------------
#hari1
#Level2
#KuliahBunSay
#MelatihKemandirian

Tanah Mati, 23 Februari 2017
Betty Sang Peniti Barokah

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...