Friday, 17 March 2017

SHARING SESSION IIP PAYALIKO

SHARING SESSION IIP PAYAKUMBUH-LIMA PULUH KOTA (PAYALIKO)


Assalamualaikum warohmatullahi wabarokaatuh,
Perkenalkan, saya Betty Arianti, Koordinator Payakumbuh Lima Puluh Kota. Teman teman biasa memanggil Ni Bet, dan saya senang dengan panggilan itu :)



Ibu profesional Payakumbuh-Lima Puluh Kota, resmi hadir bulan April 2013 ditandai dengan kuliah perdana dengan Bu Septi dan pelantikan pengurus. Kolaborasi nan cantik dengan saudara kandung Ibu profesional, Jarimatika, dan beberapa lembaga lainnya, saat itu bisa menghadirkan sekitar 600 orang peserta. Sudah 4 x kita mengadakan kuliah umum, tiga kali diantaranya dengan Bu Septi, bergantian dengan Pak Dodik dan Mbak Enes dan Mas Elan. Empat kali pula kita melewati kegiatan Milad IIP.


Perjalanan pembangunan komunitas Ibu Profesional di Payakumbuh dan Lima Puluh Kota lebih dominan dilaksanakan secara off line dari pada on line. Teman teman dan para sahabat off line adalah teman-teman setia, tahan banting dan dedikasinya telah teruji. Merekalah yang berada di root, akar dan dasar yang menjadi penanda tetap eksisnya komunitas. Mereka teman-teman seperjuangan yang telah melewati berbagai tempaan. So, keberadaan mereka tiada dapat dinafikan walaupun sebagian mereka belum ikut kelas kelas on line.


Kenapa off line lebih kuat di Payakumbuh? Banyak alasan mendasar yang menjadi penyebabnya. Sebagian besar teman-teman belum punya lap top ataupun handphone pintar, sebagai syarat awal bisa ikut kuliah on line.Ditambah dengan gaptek dan hanya beberapa saja yang mampu on line karena keterbatasan sinyal di daerah.


Ketika zaman webinar ada beberapa orang yang mengikuti perkuliahan. Kemudian masuk era whatsapp, sempat hidup beberapa waktu, but ada masa dimana para member, bahkan ada koordinator-koordinator juga, diam-diam keluar IIP jama'atan. Sebaliknya yang masuk dan aktif berkuliah dan berkegiatan juga jama'atan. Walau banyak yang tidak percaya, namun semakin banyak pula yang yakin. Begitulah hukum alam dan seleksi alam bekerja. Allah langsung yang memberikan tarbiah dengan cara-Nya yang terbaik, dan Allah telah pilihkan teman-teman yang terbaik menurut-Nya, yang akan menemani langkah kaki kedepan.


Payakumbuh memang tidak eksis di kulwapp, namun alhamdulillah tetap aktif berkegiatan rutin secara off-line semenjak awal datang ke Payakumbuh, April 2013. Sayang kami nggak terlalu narsis, sehingga tidak semua episode bisa di up load.


Dari tahun 2013-2015, ada Rumah-Rumah  Belajar dengan bahasan utama share “Bunda Sayang dan Bunda Cekatan,” tersebar dibeberapa kecamatan di kabupaten Lima Puluh Kota dan Kota Payakumbuh, seperti kecamatan Guguak, kecamatan Payakumbuh di tiga titik , kecamatan Payakumbuh Utara, Kecamatan payakumbuh Timur, dan kecamatan Payakumbuh Barat. Semuanya full off line. Ni Bet yang ngider kesana kemari. Capek? Secara fisik mungkin ya, tapi secara bathin puasnya luar biasa. Khusus untuk Rumbel An Nahl di rumah Ni Bet kegiatannnya rutin perpekan, adapun  yang di kecamatan lain itu sekali sebulan.


Belajar, mengajar, mendidik, bekerja, berkarir, dan berkarya adalah sejalan. demikian mantra dari Bu Septi. Ni Bet selalu ditemani salah seorang Aisyah atau Fathimah untuk bepergian ke Rumbel2 tersebut. Karena demikian syarat yang diajukan Uda. Mereka disuruh memilih siapa yang akan menemani Umi dan siapa yang akan menemani si bungsu dirumah. Aisyah atau fathimah mulai membantu Ummi dari membuat slide, kalau memang perlu pakai slide, membantu jadi operator bahkan presentasi barang lima menit untuk menguatkan apa yang Ummi sampaikan. (Ini asli mencontoh bu Guru Septi, but ini yang tingkat kampungnya, hihi). Sejatinya Ni Bet adalah gaptek tulen, bukan apa-apanya dibandingkan dengan anak-anak tentang penguasaan tekhnologi. Mereka sangat besar peranannya dibelakang layar. Guru yang sesungguhnya adalah anak-anak.


KEGIATAN


Tahun 2016 - sekarang Ni bet tak lagi ngider kemana-mana. Lebih konsentrasi belajar di tempat Ni bet saja. Sekarang ni bet menghandle tiga kelas off lline.


  • Peserta off line angkatan pertama, belajar setiap hari Jumat, mulai dari bahasan bunda sayang, bunda cekatan, bunda produktif dan sekarang bahasan lebih banyak ke pelajaran agama. Kami belajar tahsin, tahfidz, menterjemah dan pelajaran syariah lainnya. Angkatan ini dari awal sampai sekarang betul betul bergerak di dunia sunyi, tidak ada pesertanya yang aktif di dunia on line, sepi pemberitaan dan sepi narsis.
  • Peserta off line angkatan kedua sempat aktif selama setahun dengan bahasan bunda sayang dan bunda cekatan. Belajar setiap hari Rabu
  • Peserta off line angkatan ketiga belajar setiap hari Sabtu tentang bunda sayang. Angkatan ini semuanya sudah punya akun on line. Dari sini kemudian terbentuk Rumbel sesuai passion.
  • Angkatan kedua dan ketiga sekarang sudah bergabung dan belajar sama sama setiap hari Sabtu. Dulu pernah dicoba tiga angkatan  (I,II,III) digabung, maksud hati mau menghemat hari dan energi. Akan tetapi tenyata sama-sama tidak nyaman. Ya udah balik lagi ke kelas masing-masing.
  • Peserta matrikulasi batch 3 off line, pertemuan setiap hari Rabu. Beberapa orang peserta matrikulasi off-line ini adalah peserta kuliah off line angkatan pertama, sehingga mereka seperti memurojaah pelajaran yang sudah pernah didiskusikan. Sebagian ada yang baru sama sekali.
  • Selain kegiatan rutin off line perpekan, kegiatan berupa event yang diadakan antara lain, Kuliah Umum, Family Field Trip, Family Out Bound, Garage Sale, Maompuak (makan bersama dengan menggelar daun pisang/talam besar), Tarhib Ramadhan, Buka bersama, Halal Bi Halal, Aksi Sejuta Cinta, Kegiatan Milad,dll.
  • Insyaallah event tahun 2017 ini adalah, Wisuda Matrikulasi, Maompuak,Tarhib Ramadhan, Field Trip, Family Camp dan agenda Milad.


Beberapa keuntungan dari kuliah off line yang kami rasakan antara lain:
  1. Komitmen dan kesetiaan peserta teruji dengan kehadiran saban pekan. Sejatinya banyak tantangan yang mereka hadapi but dapat mereka cancelled dengan bukti kehadiran.
  2. Interaksi intens dapat memupuk silaturrahiim menjadi lebih erat.
  3. Dapat melihat dengan langsung senyum ramah, tawa renyah, gesture, body language, ataupun wajah masam, wajah sedih dsb.
  4. Sebaliknya dapat melihat dan mendengar langsung ejekan, cemoohan atau pandangan sinis dari sekitar. Kalau awal-awal dulu bawaannya baper, lama lama jadi biasa bahkan serasa makin kuat dan makin tertantang untuk menata diri menjadi lebih baik.
  5. Ketika membahas sesuatu, dapat langsung berinteraksi bertanya jawab kalau belum paham dengan bahasa lisan yang mudah dimengerti (bahasa daerah pastinya, hehe)


Bersamaan dengan aktifnya kuliah off line angkatan ketiga bulan Agustus 2015. Ni Bet dapat teman koordinator--Uni Putri Kunanti-- yang dedikasinya dapat dipercaya dan diandalkan. Ni Bet punya teman yang sekalian bisa aktif di on line. Sedikit 4 L (Loe Lagi Loe Lagi, istilah ni Nesri)bisa dikurangi.


Then, setelah matrikulasi batch 2, Payakumbuh sudah punya 4  personil yang tergabung di grup Koordinator Nasional, dan ada wakil yang tergabung di grup koordinator sejuta cinta nasional dan grup manager keuangan nasional.


PROSPEK KE DEPAN


Program Matrikulasi sangat membantu sekali untuk perkembangan komunitas. Kami bisa menata struktur organisasi. Kami dapat saling berbagi peran. Tidak semuanya harus dikerjakan sendiri. Tidak lagi makan tebu dengan urat dan daunnya, hehe. Alhamdulillah semua personil yang di struktur sekarang sudah bisa eksis on line.


Adapun tim solid yang ada sekarang di Payakumbuh Lima puluh Kota adalah sebagai berikut;
  • Koordinator : Betty Arianti
  • Manager off line : Putri Kunanti
  • Manager on line  : Yusrika Syarif
  • Manager keuangan off line : Yulia Melda Sari
  • Manager Keuangan on line : Ayrisni
  • Fasilitator : Betty Arianti
  • Manager sejuta cinta : Putri Kunanti
  • Tim hore off line : teman-teman dan para sahabat yang selalu mendukung segala kegiatan yang diadakan.


Ketika kuliah matrikulasi batch 2 hampir selesai dan teman teman telah diguide untuk menemukan passionnya, dan adanya pembakaran semangat untuk berbagi dan melayani maka terbentuklah beberapa Rumbel.
  • Ketua Rumbel Craft : Tina Meyliza
  • Ketua Rumbel berkebun : Ayrisni
  • Ketua Rumbel Memasak : Amelia Heriyani
  • Ketua Rumbel Menulis : Putri


Alhamdulillah sekarang peserta matrikulasi batch 3 semakin banyak. Secara pribadi Ni Bet berharap banyak dengan peserta matrikulasi ini, karena Ni Bet ingin wisuda seleh (istilah Bu Septi) dengan high energy ending. Sama sekali meminimalisir 4L (istilahnya uni Nesri)


Kemungkinan untuk pemekaran/pemisahan wilayah dengan koordinator berikut jajarannya tersendiri, antara Kota Payakumbuh dan Kabupaten Lima Puluh Kota serta Kota Bukittinggi (sebagai kota terdekat) juga sudah mulai di floor kan. Semoga bisa terwujud sebelum Milad ke-6 nanti.


TANTANGAN


Selama ini ada banyak yang mau belajar, tapi sedikiiiit sekali yang mau terlibat untuk mengurus komunitas. Ada yang mau terlibat tapi dengan berbagai kepentingan dan misi pribadi. Belajar dari pengalaman yang lalu “diam diam pergi tanpa tabayyun” membuat Ni Bet jadi sangat berhati-hati untuk undur diri dari koordinator. Jangan sampai komunitas yang sudah dibangun (lebih tua dari teman2 yang sekarang berkibar cemerlang) dengan berdarah darah dengan mengerahkan segenap jiwa dan raga, harus tutup usia seperti yang terjadi di Bukittinggi, Solok dan satu kota di Jawa.


I wish someone who loves IIP very much, in Payakumbuh.


Di daerah banyak juga ibu rumah tangga biasa yang belajar bersama, bukan tamatan Perguruan Tinggi seperti daerah lain, sehingga memerlukan bahasa yang sederhana untuk membahas tema tema di Ibu Profesional yang banyak istilah canggihnya, hehe.


Start from zero to (be) hero. :)


SOLUSI


  • Tetap terus bergerak, melenggang, belajar, bekerja dan berkarya dengan mantra “Kalau ada 1000 ibu yang belajar dan berkarya, akulah satu diantaranya, kalau ada 100 ibu yang belajar dan berkarya, akulah satu diantaranya, kalau ada 10 ibu yang belajar dan berkarya, akulah satu diantaranya, kalau hanya ada satu ibu yang belajar dan berkarya maka itu adalah aku”
  • Menumbuhkan dan selalu mengompori semangat berbagi dan melayani dengan mantra  menebar manfaat “ Khairunnas anfauhum linnas” . manusia terbaik adalah yang paling banyak memberikan manfaat.
  • Ba’da Matrikulasi batch 3 akan diadakan regenerasi struktur koordinator dan jajarannya.


Demikian sharing session IIP Payakumbuh Lima Puluh Kota, teman teman. Sungguh yang Ni Bet paparkan diatas adalah kerja Tim yang sebagian besar berada di jalan sunyi, tak punya facebook, WA, e mail, twitter, instagram, line dst.


Mohon maaf kalau ini lebih mirip aliran rasa yach.
wallahua’lam bishshowwaab.

Wassalamualaikum warohmatullahi wabarokaatuh


#ibuprofesional
#koordinatorIIP
#sharingsession



Tanah Mati, 17 Maret 2017
Betty Peniti Barokah

**************

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...