Monday, 18 December 2017

PELAJARAN TENTANG LITERASI MEDIA

Wahai orang orang yang beriman! Jika seseorang yang fasik datang kepadamu membawa suatu berita, maka telitilah kebenarannya, agar kamu tidak mencelakakan suatu kaum karena kebodohan atau kecerobohan, yang akhirnya kamu menyesali perbuatanmu itu (Q.S Alhujurat : 6)


Dulu zaman saya sekolah , susah sekali untuk mengakses informasi. Segalanya serba manual, dan harus datang mendatangi untuk mengetahui suatu hal. Tapi sekarang di era digital kita kebanjiran informasi. Era broadcast semarak muncul dimana-mana. Bersamaan dengan itu fitrah berbagi dan keinginan menyampaikan informasi kepada orang lain juga meningkat .

Nah bagaimana seharusnya kita menyikapi hal tersebut?. Berikut hasil belajar saya tentang literasi media dengan Bu Septi Peni Wulandani.


1. Tidak semua berita baik itu benar, prinsip ini yg harus dipegang pertama kali


2. Telurusi unsur kebenarannya sebelum kita menyebarkan hal baik tersebut

3. Pastikan dari sumber yang terpercaya (mulai dari buku, orang yg langsung mengalami, atau media yang kredibel)

4. Hindari kalimat copas dari grup sebelah, karena ini secara implisit menyatakan bahwa "bukan saya yang bertanggung jawab atas kebenaran berita ini, saya hanya menyebar saja"
5. Kuasai materi sceptical thinking dengan baik di era banjirnya informasi ini

6. Apabila kita ingin share hasil resume sebuah grup, mohon tuntas, jangan ada bagian yang dipotong, karena resume merupakan gambaran hasil dari sebuah diskusi. Dan jangan lupa ijin dengan penulis resume tersebut.
7. Apabila ingin mereview sebuah diskusi di group sebaiknya kita kemas dengan pola pemikiran dan gaya bahasa kita, tidak hanya sekedar copas hasil diskusi. Jangan lupa cantumkan sumber dengan jelas: nama grup dan nama pemateri/narasumber
Ketemu tulisan yg isinya baik ➡ cari sumbernya ➡ cantumkan sumber ➡share ➡ masuk kategori berita *Baik dan Benar*

Ketemu tulisan yang isinya baik ➡ cari sumbernya ➡ tidak ketemu sumber ➡ STOP jangan disebar ➡ masuk kategori berita *baik belum tentu benar*
Yang paling aman adalah
*MENULIS CERITA SENDIRI BERDASARKAN PENGALAMAN*
Hal ini menjadi info yang sangat valid, karena kitalah yg mengalaminya. Sehingga tak kan terbantahkan.

Wallahu a'lam bishshowaab.


Tanah Mati, 18 Desember 2017


No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...