Monday, 30 July 2018

KATO IN ACTION

Bismillah

Si sulung Aisyah dan si tengah Fathimah telah memasuki usia aqil baligh. Mereka perlu tempat yang lebih luas untuk mengekspresikan diri, belajar banyak hal, berorganisasi, bersosialisasi dan seterusnya disamping tetap lanjut dengan pelajaran Alqur'an. 

Melihat fenomena disekitar, bahwa ;
  • Masih banyak anak-anak, remaja putra/i dan orang tua yang belum mahir membaca Alqur'an sesuai dengan tajwid yang benar, 
  • Kurangnya minat dan tempat untuk kegiatan Tahfidz Alqur'an
  • Kurangnya minat masyarakat untuk belajar agama, 
  • Kurangnya ilmu parenting dalam mendidik dan mendampingi anak, 
  • Kurangnya minat baca dan kegiatan literasi 
  • Anak dan remaja yang telah terpengaruh hal hal negatif seperti merokok, narkoba, kecanduan gadget, kebut kebutan di jalan dst.
  • Tidak ada tempat untuk berkegiatan positif bagi anak-anak dan remaja pulang bersekolah formal
Maka muncul ide sebagai solusi dari permasalahan keluarga dan masyarakat tersebut yakni, "Mendirikan Komunitas KAmpuang TObiang" atau disingkat dengan KATO. Aisyah pernah mengungkapkan uneg-uneg dan ide-idenya DISINI

Disamping itu semangat berbagi dan melayani demi bisa memberikan manfaat buat banyak orang juga menjadi pemantik untuk membangun Kampuang Tobiang. Kampuang Tobiang nama yang dipilih karena lokasinya memang dekat dengan ceruk tebing. Dibawahnya terhampar areal persawahan yang dibelah sebuah sungai, dan berlatar gunung Bungsu nan menjulang. KATO termasuk wilayah Padang Bonai Jorong Guguak Nunang Nagari Sungai Talang kecamatan Guguak Lima Puluh Kota.

Kampuang Tobiang terdiri dari "Rumah Rumah" yang satu persatu didirikan secara bertahap. Rumah Tahsin dan Rumah tahfidz didirikan tanggal 8 September 2015. Bertepatan dengan milad setahun Rumah Tahfidz dan Rumah Tahsin, maka dilaunching pula Rumah Baca dan Rumah Kreatif. Selanjutnya KATO ingin mendirikan juga Rumah Pohon dan Rumah Sehat. Semoga Allah Ta'ala mudahkan untuk mewujudkannya. 

Ide-ide kemudian di share, dibagi, didiskusikan selanjutnya dieksekusi. Dalam perjalanan maka bertemu dan dipertemukanlah dengan orang-orang yang mendukung, semisi dan sevisi, alhamdulilah. 

TANTANGAN? A HA ....YES!
Apakah mengajak orang suka mengaji dan membaca itu mudah?... Ho ...ho, tentu saja tidak kawan. Banyak tantangan yang KATO hadapi. Alhamdulillah tantangan demi tantangan dapat diselesaikan. Ada tantangan berarti banyak momen A HA tersedia. Banyak pelajaran, hikmah dan barokah bertaburan :)

Ketika kehadiran para sahabat KATO mulai berkurang, kita ditantang untuk mencetuskan ide ide segar, agar sahabat kemabli mendekat. Aneka kegiatan diluar kegiatan diluar kegiatan rutinpun digelar diantaranya ;
  • TrenQu (Pesantren Qur'an
  • Mabit (bermalam)
  • Permainan Anak Nagari
  • Hiking
  • Cycling
  • Writing Project
  • Camping
  • Crafting
  • Menggambar
  • Outbound dan aneka Game seru lainnya.
  •  Kisah lainnya bisa dilihat  DISINI
Bulan Februari 2017 KATO launching Pustaka Bergerak, Sepeda Pustaka KATO. Mengunjungi teman teman, dimana mereka ramai bermain. Sejenak mengalihkan perhatian kepada buku.

BAGAIMANA?

Untuk melakukan perubahan menjadi lebih baik tidak perlu menunggu dana dari luar tapi cukup tekad kuat dari dalam.
Hasil gambar untuk it seems impossible until it's done
Ribuan kilo perjalanan dimulai dari langkah pertama. KATO telah melangkah dan akan terus melangkah biiznillah. Memulai sesuatu yang besar dari yang paling kecil. Memulai semua dari langkah pertama.
"THINK BIG START SMALL" Memulai dengan kemampuan yang ada. Memulai dari hal yang sederhana. Tidak terlalu memaksa, apalagi diluar batas kemampuan. Yang penting tetap maximazer aja. Setelah berhasil setahap demi setahap secara konsisten. Tetap fokus mengembangkan hingga sukses dan lebih sukses lagi. Semangaat

-------------------------
Tanah Mati, 30 Juli 2018
Betty Seru



💪

2 comments:

  1. Jleb banget kalimat untuk melakukan perubahan tidak perlu mengharap dana dari luar, cukup tekad kuat.. terima kasih inspirasinya Uni..

    ReplyDelete

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...