SAYA BERDAYA SAYA BERKARYA

Bunda, 

Adakah sesuatu yang membuatmu selalu berbinar?

Kalau saya,  berbinar dengan berkarya untuk menebar kebaikan. Berusaha berkarya dengan niat ikhlas, tulus bukan untuk meraih penghargaan, bukan karena digaji, dipuji dan lain lain, tapi untuk menebar kebermanfaatan, insyaallah.

Berkarya dengan mengerjakan atau mengajak orang lain menuju kebaikan. itulah yg memberi saya ketenangan hati dan kebahagiaan. 

Sesuai dengan nama Tim Keluarga saya Tim Seru. Tim yang suka menyeru, suka mengajak. Menyeru pada kebaikan dan kemaslahatan bersama..

Disamping berkarya dengan mengajar, saya juga belajar dengan mengajar. Learning by teaching.

Melalukan kegiatan yg menghadirkan bakti buat sesama. Berkarya dari rumah untuk dunia.

Memutuskan mengambil bagian, bukan menunggu kesempatan datang . Saya yang mengambil bagian dan menyodorkan diri untuk berkontribusi.

Lalu, apa yang saya bagi sebagai karya saya?  Salah satu pelajaran di Ibu Profesional yang akan saya ceritakan, adalah  tentang "A" Home Team. 

Belajar tentang A home team, bagi saya benar benar mendatangkan keberkahan. Ini tema yang rasanya betul-betul gue banget. Dan ternyata juga memang cocok, setelah diterapkan di pelbagai circle. Sesuai untuk  segala tingkat umur, cocok untuk berbagai latar belakang, pas juga untuk bermacam strata sosial, maasyaallah. 

Sampai saat ini ada 9 circle "A" home team yang saya handle.

  1. Circle Melati di Kota Payakumbuh, dua kali pertemuan berlangsung asyik dan seru. Pesertanya ada 21 orang. Dan kita sepakat akan melanjutkan ba'da hari raya idul fitri. Qadarullah, belum bisa dilanjutkan karena pemberlakuan PPKM

  2. Circle Annisa, khusus utk remaja putri. Pesertanya adalah teman teman si Sulung dan si Tengah

  3. Circle for Kids

Untuk anak.anak usia 9-11 tahun. Mereka adalah teman teman si Bungsu, Oim.

  1. Circle Tanjung Pati

Baru satu kali pertemuan, ada 7 orang peserta, rencananya pekan selanjutnya setelah pertemuan pertama, akan diadakan circle berpasangan suami istri, dan akan dihandel bersama Uda. 

Namun terkendala pandemi dan pembatasan PPKM, pelaksanaannya ditunda.

5. Circle Ibu-ibu IKADE (Ikatan Anggota Dewan ) DPRD Kota Payakumbuh

Circle Ibu DW anggota DPRD. Baru sekali pertemuan juga, dimana rencananya akan bersambung di pertemuan kedua, wallahua'lam entah kapan bisa dilanjutkan karena PPKM.

6. Circle Jaruang.

Circle yang diawal, saya handle bersama Uda.

Alhamdulillah circle ini terus berlanjut sampai sekarang. Pertemuan setiap hari Kamis sore. Kebetulan circle ini diadakan dekat rumahku, Alhamdulillah. So situasi dan kondisi insyaaallah bisa disesuaikan . 

  1. Circle Kubang Tungkek

Ini circle ibu-ibu keren, ibu-ibu sosialita, yang sebagian besar eksis di media sosial, berjumlah 20 orang.

  1. Circle Alita Tanjung

Cicle yang terdiri dari 22 ibu Alita, ibu ibu yang berusia diatas 50 tahun. Ibu-ibu pembelajar sejati, long life learner. Semangat belajar nya patut dapat acungan dua jempol. 😍

  1. Circle Bunda Guru

Terdiri dari guru Taman Kanak-kanak, berjumlah 12 orang.


Masih ada terus circle baru yang bertumbuh, dan akan terus berkembang biiznillah. Seperti kata Pak Dodik circle "A" hometeam adalah circle yang mudah dan murah.

Saya sampai pada kesimpulan bahwa pelajaran A home team, cocok diterapkan untuk semua umur. 🀩

Saya sudah cobakan main bareng sama semua tingkat usia, mulai dari circle anak-anak, remaja, ibu-ibu muda, ibu-ibu paruh baya, dan ibu ibu Alita. 

"A" Home Team  juga cocok untuk semua jenis pekerjaan dan strata sosial di masyarakat. 

Maasyaallah, barokah melimpah buat Gurunda Bundo Septi dan Padepokan Margosari. Semoga sukses Konferensi Ibu Pembaharu.

              🌿🌺🌺🌺🌺🌺🌿

Betty Arianti

Tim Seru!










Comments

Popular posts from this blog

PATAH TUMBUH HILANG BERGANTI

SHARING FASIL BUNDA SAYANG OFF LINE